Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

iklan kosong

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Tipu Puluhan Calon Pengantin, Pemilik WO Darmawangsa Bawa Kabur Rp 2,4 Miliar

Senin, 08 Juni 2026 | 6:32:00 PM WIB Last Updated 2026-06-08T10:32:36Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAWABARAT - Puluhan calon pengantin diduga menjadi korban penipuan pemilik wedding organizer (WO) Darmawangsa berinisial SCR. Total kerugian mencapai Rp 2,4 miliar.

Salah satu korban, Sunsun Nugraha Sidik, mengatakan pernikahannya yang dijadwalkan berlangsung tanggal 21 Juni 2026 terancam gagal terlaksana. Dia mengaku WO tidak menunaikan kewajiban pembayaran kepada sejumlah vendor yang sebelumnya dijanjikan.

"Sudah terjadi adanya penipuan terkait pelaksanaan pernikahan mereka yang tidak terlaksana karena tidak adanya pembayaran dari WO tersebut ke vendor-vendor yang sudah dijanjikan," kata Sunsun saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).

Menurut dia, ketertarikannya menggunakan jasa WO tersebut berawal dari penawaran paket pernikahan dengan harga yang dianggap lebih murah dibandingkan penyedia jasa lain. Sunsun mengaku telah mentransfer dana sekitar Rp 70 juta kepada pihak WO.

"Awal modusnya itu dia mengiming-imingi terkait paket yang memang cukup murah dan cukup menggiurkan untuk para calon pengantin," ujarnya.

Sunsun menyebut hingga kini pihak WO sulit dihubungi. Meski demikian, para korban masih membuka ruang penyelesaian secara damai apabila pihak penyelenggara bersedia memberikan penjelasan dan pertanggungjawaban.

"Dari saya pribadi, dari calon pengantin yang lain dan mungkin dari vendor, kami masih membuka peluang untuk bermediasi dengan kita," terangnya.

Dia menambahkan, sejumlah korban telah mendatangi Polda Jawa Barat untuk membuat laporan, Sabtu (6/6/2026). Namun proses pelaporan masih menunggu kelengkapan dokumen pendukung dan dijadwalkan dilanjutkan pada Senin (8/6/2026).



"Rencananya besok akan dilengkapi," ujar Sunsun.

Keluhan serupa disampaikan korban lainnya, Bisri. Ia mengaku minim mendapatkan komunikasi maupun pembahasan teknis terkait persiapan pernikahannya yang dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026.

"Untuk meeting pun kita masih terbilang masih sedikit karena memang pertama kali meeting itu di bulan Januari. Itu meeting pertama banget untuk konsep secara kasar. Setelah itu tidak pernah ada meeting," kata Bisri.

Menurut dia, berbagai keluhan juga bermunculan di media sosial yang menuding pihak WO membawa kabur dana milik calon pengantin.

"Udah banyak juga di sosial medianya, banyak yang komen bahwa memang yang bersangkutan telah membawa kabur uang-uang dari calon pengantin," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mempersilakan masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor kepada kepolisian.

"Silakan melapor," kata Hendra.

Dia memastikan setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Laporan : Suryana

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "