Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Gempa Kumamoto Jepang: Korban Tewas Naik Jadi 34 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 | 8:14:00 PM WIB Last Updated 2026-07-30T12:14:00Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, TOKYO - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi yang mengguncang Prefektur Kumamoto pada Selasa (28/7/2026) terus bertambah. Hingga Kamis, total korban meninggal mencapai 34 orang, termasuk sejumlah korban yang penyebab kematiannya masih dalam proses verifikasi apakah berkaitan langsung dengan gempa.

Tim penyelamat kini berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang masih mungkin selamat sebelum melewati masa kritis 72 jam pascagempa.

Dikutip dari The Japan Times, pemerintah Prefektur Kumamoto menyebutkan sedikitnya tujuh orang tewas akibat ledakan yang merobohkan sebagian bangunan pusat perbelanjaan AEON Mall di Kota Kashima. Delapan korban lainnya meninggal setelah cerobong asap di pabrik Nippon Paper Industries di Kota Yatsushiro ambruk.

Ledakan di AEON Mall, yang menampung sekitar 200 toko, terjadi sekitar 80 menit setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Ledakan itu menyebabkan sebagian lantai dua bangunan runtuh dan menjebak sejumlah pekerja di dalamnya.



Presiden AEON, Akio Yoshida, dalam konferensi pers pada Rabu, tidak menutup kemungkinan kebocoran gas menjadi penyebab ledakan tersebut. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas insiden itu.

Pada hari yang sama, cerobong asap di pabrik Nippon Paper Industries runtuh dan menjebak 11 pekerja. Hingga kini proses penyelidikan dan operasi penyelamatan di kedua lokasi masih terus berlangsung.

"Polisi, petugas pemadam kebakaran, personel Pasukan Bela Diri Jepang, serta Penjaga Pantai Jepang bekerja tanpa henti di lokasi untuk melaksanakan operasi penyelamatan," kata Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dalam rapat penanganan bencana.

"Saya meminta semua pihak mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan mereka yang masih menunggu pertolongan," lanjutnya.

Pemerintah Prefektur Kumamoto menyatakan 25 dari total 34 korban telah dipastikan meninggal akibat gempa. Selain itu, lima orang mengalami luka berat. Hingga kini, skala kerusakan rumah dan bangunan masih terus didata.

Sekitar 9.450 warga mengungsi ke lebih dari 400 tempat penampungan yang telah dibuka sejak gempa terjadi pada Selasa malam. Gempa tersebut tercatat mencapai intensitas maksimum shindo 7 dalam skala kegempaan Jepang.

Kontributor : Sintia

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "