MEDIAINDONESIA.ASIA, KOTA BEKASI - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Bantargebang di Kota Bekasi terus menjadi salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu menjawab persoalan pengelolaan sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menegaskan bahwa keberadaan PSEL tidak hanya berfungsi sebagai solusi modern dalam mengolah sampah menjadi energi listrik, tetapi juga akan membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, proyek tersebut memiliki dampak jangka panjang yang positif, mulai dari peningkatan kualitas lingkungan, penyediaan energi, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Bantargebang dan Kota Bekasi secara keseluruhan.
"Kita butuh dukungan dari semua pihak, terutama tokoh masyarakat Bantargebang. Ini bukan hanya proyek pembangunan, tetapi transformasi kawasan yang akan membawa manfaat bagi lingkungan, pendidikan, energi, dan perekonomian masyarakat," ujar Sardi.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh masyarakat di Bantargebang, untuk bersama-sama mendukung proses pembangunan PSEL agar dapat berjalan sesuai rencana.
Sardi menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan proyek tersebut. Dengan dukungan yang kuat, PSEL diharapkan mampu menjadi contoh pengelolaan sampah modern yang ramah lingkungan sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Selain mengurangi volume sampah yang selama ini menjadi tantangan di Kota Bekasi, PSEL juga diproyeksikan menciptakan lapangan pekerjaan baru, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mendorong pengembangan kawasan Bantargebang menjadi wilayah yang lebih maju.
Pembangunan PSEL Bantargebang diharapkan menjadi proyek strategis yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi Kota Bekasi, baik dari sisi pengelolaan lingkungan, ketahanan energi, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. (ADV/03)
Editor : Andi
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





