Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Terseret Ombak Pantai Gua Cemara Bantul, Bocah 8 Tahun Dilaporkan Hilang

Senin, 06 Juli 2026 | 8:20:00 PM WIB Last Updated 2026-07-06T12:20:00Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, YOGYAKARTA - Seorang bocah berusia 8 tahun dilaporkan hilang usai terseret ombak di Pantai Gua Cemara, Bantul, Minggu (5/7/2027). Hingga kini tubuh bocah malang tersebut belum ditemukan. 

Kepala Kantor SAR Yogyakarta Rio Banupanitis menyebutkan, korban atas nama Muhammad Bara Rizki Wardana, warga Banguntapan, Kabupaten Bantul. Dirinya dilaporkan mengalami kecelakaan laut di Pantai Gua Cemara pada hari Minggu kemarin sekitar pukul 13.27 WIB.

Informasi yang diterima Kantor SAR Yogyakarta, korban tiba di Pantai Gua Cemara sekitar pukul 12.00 WIB, yang kemudian bersama ayah dan adiknya mencari kepiting di sekitar pantai. Namun tiba-tiba ombak datang dan menyeret korban beserta adiknya.

Ayah korban yang melakukan penyelamatan bisa menyelamatkan adik korban, sementara korban terseret arus, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada SAR Linmas Wilayah IV untuk melakukan upaya pencarian.

Rio Banupanitis mengatakan seluruh Tim SAR gabungan yang diterjunkan bersama unsur relawan melaksanakan operasi pencarian dengan membagi personel ke dua sektor.



"Pada operasi hari pertama, SRU (search rescue unit) satu melakukan penyisiran ke arah timur sejauh kurang lebih 500 meter dari lokasi kejadian, sedangkan SRU dua menyisir ke arah barat sejauh 500 meter," katanya.

Namun demikian, hingga pukul 17.00 WIB kemarin korban belum ditemukan, sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada hari ini, Senin (6/7/2026) pagi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Yogyakarta mengimbau masyarakat pesisir maupun wisatawan agar selalu waspada terhadao potensi bahaya ombak di pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kami imbau masyarakat dan wisatawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama sepanjang pantai selatan DIY yang memiliki karakter ombak kuat dan arus berbahaya," katanya menambahkan.

Laporan : Wati

Editor : Andi

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

 

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "