MEDIAINDONESIA.ASIA, PATI - Kediaman Supriyono alias Botok Pati dan keluarga besarnya serta Teguh Istiyanto disambangi pesulap Master Limbad, seperti diketahui pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) tersebut baru saja kembali dari Jakarta memimpin demo di gedung DPR, Kamis (27/8/2026).
Master Limbad menyempatkan diri menyambangi kediaman Botok, di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Pati. usai tampil bersama sejumlah artis nasional di panggung hiburan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 di Alun-Alun Pati, Jawa Tengah, pada Sabtu malam (30/8/2026).
Kehadiran Master Limbad di kediaman Supriyono yang juga berada di kompleks Warung WK, Desa Wangunrejo, menghadirkan suasana berbeda.
Jika sebelumnya ia tampil di hadapan masyarakat dengan aksi panggung yang penuh karakter dan misteri, malam itu Limbad hadir dalam suasana yang lebih hangat, santai, dan penuh keakraban.
Dalam kunjungan mendadak tersebut, Master Limbad disambut Supriyono alias Botok dan keluarga besarnya serta Teguh Istiyanto. Kedua aktivis AMPB tersebut baru saja pulang ke Pati setelah memimpin unjuk rasa yang mendesak percepatan RUU Perampasan Aset Koruptor di depan Gedung DPR RI.
Suasana hangat dalam nuansa kekeluargaan menjadi momen silaturahmi yang terasa istimewa setelah Limbad menyelesaikan agenda panggungnya dalam perayaan Hari Jadi Pati ke-703.
Kabar kedatangan Limbad pun menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga yang mengetahui kedatangan sosok yang dikenal lewat aksi-aksi ekstrem tersebut mengaku terkejut sekaligus senang.
“Kaget juga, ternyata setelah tampil di Alun-Alun Pati, Master Limbad masih menyempatkan datang ke sini. Jarang-jarang bisa melihat beliau secara langsung dari dekat,” ujar salah seorang warga setempat.
Warga lainnya menilai kunjungan Master Limbad menjadi pemandangan menarik di tengah suasana perayaan Hari Jadi Pati.
“Suasananya jadi ramai dan terasa istimewa. Yang biasanya melihat Limbad hanya lewat televisi atau panggung, malam ini bisa melihat beliau datang langsung ke lingkungan kami,” ujar warga lainnya.
Laporan : Wati
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





