Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Resmi Beroperasi, SPKLU Center Modern Bekasi Layani Seluruh Jenis Kendaraan Listrik

Selasa, 06 Januari 2026 | 10:40:00 PM WIB Last Updated 2026-01-06T15:21:37Z

 

MEDIAINDONESIA.asia, KOTA BEKASI – PT PLN (Persero) meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center PLN UP3 Bekasi yang berelokasi di Jalan Cut Mutia, Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, pada Selasa (6/1/2026) sore. Fasilitas ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ekosistem kendaraan listrik sekaligus mendukung transisi energi bersih di Kota Bekasi.

Acara peresmian dihadiri jajaran pimpinan PLN, Forkopimda Kota Bekasi, pejabat pemerintah daerah, pelaku industri kendaraan listrik, komunitas, hingga pegiat dan influencer kendaraan listrik. Kegiatan diawali dengan doa bersama, sebagai harapan agar SPKLU Center ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mendorong kemajuan teknologi energi listrik yang berkelanjutan.


Transaksi Pengisian Meningkat Signifikan


General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Sugeng Widodo, menyampaikan bahwa SPKLU Center Bekasi merupakan yang ke-7 di wilayah Jawa Barat. Ia mengungkapkan pertumbuhan signifikan penggunaan layanan SPKLU di Bekasi, di mana transaksi pengisian daya meningkat drastis.

"Awal tahun lalu transaksi pengisian daya hanya sekitar 1.000 per bulan. Pada Desember kemarin melonjak menjadi lebih dari 7.000 transaksi per bulan, atau meningkat tujuh kali lipat," ujar Sugeng.

Dari sisi ekonomi, nilai transaksi pengisian kendaraan listrik juga melonjak dari di bawah Rp100 juta per bulan menjadi lebih dari Rp400 juta per bulan. Peningkatan ini turut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bekasi melalui sektor pajak.


Fasilitas Modern, Bisa Isi 50 kWh dalam 20 Menit

Firman Sadikin (Manager PLN UP3 Kota Bekasi )

Manager PLN UP3 Kota Bekasi, Firman Sadikin, menjelaskan bahwa SPKLU Center ini dilengkapi dengan infrastruktur lengkap dan modern. Terdapat tujuh unit untuk kendaraan roda empat (lima unit ultra fast charging 120 kW, satu unit charger 30 kW, dan satu unit charger AC 22 kW), dua unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), serta dua unit SPLU khusus sepeda motor listrik yang mampu melayani hingga 12 motor sekaligus.

"Fast charging 120 kW mampu mengisi daya hingga sekitar 50 kWh hanya dalam waktu kurang lebih 20 menit, dengan tarif pengisian sebesar Rp2.466 per kWh," jelas Firman.

Fasilitas ini dirancang dengan konsep kenyamanan maksimal, dengan area pengisian indoor ber-AC, area khusus AC charging, hingga lokasi rooftop. Pengguna juga dapat memanfaatkan ruang istirahat, toilet, dan masjid. Saat ini PLN UP3 Kota Bekasi memiliki sekitar enam lokasi SPKLU, dengan SPKLU Center sebagai yang terintegrasi dan berkapasitas besar. PLN juga berencana membuka SPKLU baru di kawasan Summarecon Bekasi dalam waktu dekat.

"Kami memilih lokasi ini karena memiliki area luas yang mendukung mobilisasi kendaraan, termasuk truk listrik. SPKLU ini terbuka untuk semua merek kendaraan listrik tanpa pengecualian," tambah Firman.


Pemkot Bekasi Dorong Transisi Energi, Siapkan 125 Unit Kendaraan Listrik


Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa transisi menuju energi terbarukan merupakan keharusan, mengingat emisi gas buang CO₂ dari kendaraan bermotor menjadi salah satu penyumbang utama pemanasan global. Pengalaman berkunjung ke Tiongkok pada awal 2025 yang melihat pemanfaatan teknologi energi terbarukan secara masif semakin menguatkan keyakinannya.

"Tentu harus ada contoh dan keyakinan terlebih dahulu bahwa kendaraan listrik mampu menjawab tantangan kebutuhan transportasi masa depan," katanya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Bekasi pada tahun ini berencana menyewa sekitar 125 unit kendaraan listrik untuk operasional pejabat, yang diperkirakan dapat menambah PAD hingga mendekati Rp400 juta per tahun. Tri juga menegaskan bahwa sinergi antara berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan ekosistem energi bersih, seiring dengan visi "Kota Bekasi Hijau" yang juga mencakup pembangunan ruang terbuka hijau dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Bantargebang.


Kolaborasi Jadi Kunci Pengembangan Ekosistem


Komisaris PT Energi Anugerah Digina, Cyrillus Harinowo, menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam pengembangan SPKLU berangkat dari kepedulian terhadap masa depan kendaraan listrik di Indonesia, yang mulai muncul saat menulis buku tentang kendaraan listrik pada tahun 2020. Ia mengapresiasi transformasi PLN yang semakin adaptif dan inovatif.

Selain itu, EVP Pengembangan Produk Niaga PT PLN (Persero) Ririn Rachmawardini juga mengapresiasi dukungan seluruh pihak, menyatakan bahwa kehadiran fasilitas ini menjadi bagian penting dari transformasi PLN menuju perusahaan energi modern.

"Kota Bekasi memiliki peran strategis dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional. Tren penggunaannya kini telah bergeser dari kendaraan sekunder menjadi utama," ujar Ririn.

Peresmian SPKLU Center ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat beralih ke kendaraan listrik dan memperkuat peran Kota Bekasi dalam transisi energi nasional.

Liputan : Ode

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update