MEDIAINDONESIA.ASIA, LAMPUNG - Seorang pria melakukan aksi pamer kelamin atau eksibisionis di depan panti asuhan putri Al Dalam Yasmuba di Kota Bandar Lampung, Lampung, Selasa (13/10/2026). Aksi pria tersebut sempat direkam oleh pengurus panti asuhan. Rekaman itu disiapkan sebagai bukti untuk melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
Salah seorang pengurus panti asuhan, Ayu Fathonah mengatakan, pria itu datang seorang diri menggunakan sepeda motor.
Setibanya di depan pagar panti, pelaku diduga memperlihatkan alat kelaminnya kepada penghuni panti yang seluruhnya perempuan.
Baca Juga :
Pengurus panti sempat berteriak untuk mengusir pria tersebut. Namun, pria itu tidak segera meninggalkan lokasi hingga mereka meminta bantuan seorang perempuan yang tinggal di sebelah panti.
"Jadi dia datang itu pakai motor terus yang ngelakuin hal kaya gitu di depan pagar, kami itu sudah teriak tapi enggak pergi juga. Akhirnya manggil bude sebelah, dia baru kabur," kata Ayu.
Ayu menuturkan, pihak panti berencana melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Langkah itu dinilai penting agar dugaan aksi tak senonoh tersebut dapat ditindaklanjuti dan tidak kembali terjadi.
Dia juga mengkhawatirkan dampak kejadian itu terhadap kondisi psikologis anak-anak yang tinggal di panti asuhan.
"Baru bilang ke bude sebelah, tapi kayanya nanti mau laporan ke polisi. Ini takut juga anak-anak jadi trauma, jadi takut karena melihat perilaku yang begitu," jelasnya.
Ayu mengaku masih mengingat ciri-ciri pria tersebut meski wajahnya tidak terlihat jelas karena tertutup masker dan helm. Dia juga mengingat sepeda motor yang digunakan pria itu saat mendatangi lokasi.
"Masih inget, tapi memang pakai masker kan. Motornya juga masih inget, ya semoga pelakunya ini bisa segera tertangkap kalau nanti kami sudah membuat laporan ke polisi," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap dugaan aksi tak senonoh tersebut.
"Iya kita masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang diduga melakukan aksi tak senonoh tersebut," kata Pandiangan.
Dia menjelaskan, pihak panti asuhan belum menyampaikan laporan ke Mapolsek Sukarame. Meski demikian, polisi tetap melakukan serangkaian penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
"Dari pihak panti asuhan memang belum membuat laporan ke mapolsek. Namun demikian, kami tetap melakukan penyelidikan," jelasnya.
Laporan : Subari
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini
Tags
Berita

.jpg)