MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA - Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia setiap 10 Oktober menjadi momentum untuk memahami pentingnya kesehatan mental, termasuk melalui hal sederhana seperti mendengarkan musik.
Sebuah lagu terkadang mampu mewakili perasaan yang sulit diungkapkan, menemani saat menghadapi tekanan, hingga membuat seseorang merasa tidak sendirian. Musik pun dapat menjadi ruang bagi seseorang untuk mengenali emosi dan merasa dipahami.
Tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengangkat tema “Lived experiences heard: real voices, real change”, yang menekankan pentingnya mendengarkan pengalaman nyata orang-orang yang hidup dengan kondisi kesehatan mental dan memberikan ruang bagi suara mereka untuk didengar.
Baca Juga :
WHO juga menyebutkan bahwa aktivitas seni dapat membantu seseorang memahami dan mengomunikasikan emosi, memproses pengalaman sulit, serta mendukung kesejahteraan secara keseluruhan.
Lalu, bagaimana musik dapat berperan dalam kesehatan mental? Psikolog Klinis Dewasa Larasati Margaretha Soetrisno, M.Psi., Psikolog, menjelaskan sejumlah peran musik dalam membantu seseorang memahami dan mengekspresikan perasaannya.
- Musik Membantu Mengenali Perasaan
Tidak semua orang mudah mengenali atau menjelaskan emosi yang sedang dirasakan. Dalam situasi tertentu, sebuah lagu justru bisa membantu seseorang menemukan gambaran dari perasaan yang sebelumnya sulit diungkapkan melalui kata-kata.
Lirik, nada, hingga instrumen musik dapat terasa dekat dengan pengalaman pribadi seseorang. Ketika menemukan lagu yang sesuai dengan suasana hati, seseorang bisa lebih memahami apa yang sedang dirasakannya.
"Tidak semua orang bisa mengenali dan menjelaskan emosinya, sehingga ketika mendengar lagu tertentu, lirik, nada, atau instrumennya dapat merepresentasikan apa yang sedang dirasakan. Musik membantu seseorang menemukan bentuk dari perasaan yang sebelumnya sulit dijelaskan," kata Larasati.
2. Musik Menjadi Sarana Mengekspresikan Emosi
Setelah mengenali perasaan, seseorang juga membutuhkan cara untuk mengekspresikannya. Musik dapat menjadi salah satu pilihan, baik melalui kegiatan mendengarkan, bernyanyi, memainkan alat musik, maupun menulis lagu.
Larasati menjelaskan bahwa mendengarkan musik dapat membuat seseorang merasa terwakili. Sementara itu, bernyanyi, memainkan alat musik, atau menulis lagu bisa menjadi sarana untuk mengekspresikan emosi dan melepaskan stres.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychology of Music pada 2024 juga mengulas dampak aktivitas bermusik terhadap regulasi emosi. Meski demikian, manfaat yang dirasakan setiap orang dapat berbeda.
Oleh : Eka Prawira
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini
Tags
Kesehatan

