Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

HomeNewsPolitik Keterbukaan Informasi Publik, Golkar Janjikan Transparansi ke Masyarakat

Sabtu, 29 November 2025 | 10:07:00 AM WIB Last Updated 2025-11-29T02:07:11Z

 

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji

JAKARTA, MEDIAINDONESIA.asia - Partai Golkar meraih skor keterbukaan informasi publik sebesar 98,6 dan menjadi salah satu badan publik dengan nilai tertinggi pada visitasi Komisi Informasi Pusat (KIP).

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti Golkar untuk menjadi partai yang transparan dan terbuka bagi publik.

“Tentu saya haturkan terima kasih pada Komisi Informasi Pusat yang sudah melakukan visitasi ke Partai Golkar. Karena tidak semua partai divisitasi, hanya 3 partai yang divisitasi dan hanya 21 lembaga publik yang divisitasi oleh KIP,” kata Sarmuji saat menerima visitasi Komisioner KIP Samrotunnajah Ismail di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Menurut Sarmuji, pencapaian itu menunjukkan peningkatan signifikan dalam penerapan keterbukaan informasi di tubuh Partai Golkar.

“Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat kami, nanti kami juga minta didampingi secara continue ke depan supaya Golkar semakin bisa menyajikan informasi publik kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Golkar berkomitmen menyediakan seluruh informasi yang dibutuhkan publik.

"Dan apa yang ditanyakan oleh masyarakat kepada kami, pasti akan kami jawab. Kami juga memberikan tempat yang cukup nyaman di depan, beserta ekosistem pendukungnya. Jadi kalau masyarakat mencari data, data itu sudah relatif tersedia karena ekosistemnya mendukung,” kata Sarmuji.


Mandat Undang-Undang

Komisioner KIP Samrotunnajah Ismail mengatakan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan mandat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008, sehingga seluruh badan publik wajib melaksanakannya.

Ia menilai Golkar telah memenuhi kriteria penting sehingga berhak mengikuti proses uji publik dan visitasi.

“Jadi ada tahap, untuk uji publik tidak semua bisa masuk uji publik, nilainya minimal 75. Nah tadi kita dengar sendiri, Golkar nilainya 98,6. Lalu kemudian dilakukan uji publik, dan tidak semua juga dilakukan uji publik dan visitasi. Jadi kalo kita lihat sebenarnya Partai Golkar sudah sangat baik,” ujar Samrotunnajah.

Laporan : Mirna

Editor : Lisa

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update