Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Jembatan Harmoni dan Pelestarian Budaya di Desa Singura

Sabtu, 27 Desember 2025 | 11:00:00 AM WIB Last Updated 2025-12-27T03:39:02Z

 

Oleh Idris

Desa Singura, terletak di Kecamatan  Toribulu, Kabupaten Kabupaten Parigi Moutong, adalah sebuah  desa yang ada di pinggiran pegunungan  terletak di sebelah barat dari lintas kecamatan  yang menawarkan ketenangan dan keasrian alam yang sulit ditemukan di perkotaan. Dikelilingi oleh pegunungan  hijau dan perbukitan yang menjulang, desa ini menjadi tempat yang ideal bagi siapa saja yang mencari kedamaian dari hiruk pikuk kehidupan kota.

1.Sejarah berdirinya Singura

Desa singuraberdiri pada tahun 2007.pada mulahnya singura itu adalah dusun yang di sebut dusun V siputara desa Toribulu, karena dusun V siputara salah satu  jumlah penduduk  terbanyak di kecamatan toribulu sehingga para tokoh Adat,Tokoh Masyarakat,Tokoh Pendidik mengusulkan ke kabupaten melalui kecamatan untuk melakukan pemekaran Desa untuk berdiri sendiri  sehingga tepatnya pada tahun 2007 Dusun Siputara Resmi menjadi Desa Singura yang terdiri dari  Enam ( 6 ) Dusun. Desa Singura di batasi oleh perbatasan Alam seperti Sungai dan pegunungan.

2. Keindahan Geografis dan Sumber Daya Alam

Secara geografis, Desa Singura memiliki topografi yang beragam, sebagian besar terdiri dari lahan pertanian produktif dan perkebunan. Curah hujan yang cukup tinggi dan suhu rata-rata yang sejuk mendukung sektor agraris sebagai tulang punggung perekonomian warga. Komoditas utama seperti cengkeh, Kakao, dan Kelapa  tumbuh subur di tanah yang subur.

3. Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarakat

Masyarakat Desa Singura dikenal sangat ramah dan menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong serta kekeluargaan. Tradisi dan budaya lokal tetap lestari dan dihormati oleh generasi penerus. Setiap anak yang sudah Dewasa bahkan  anak-anak sekalipun  harus melakukan adat Posalia dalam bahasa daerah itu sendiri. Budaya ini di lakukan setelah musyawarah bersama tokoh Adat setempat karena memakan biaya cukup Besar.

4. Penggunaan Bahasa

Pada umumnya masyarakat singura menggunakan bahasa tajio dalam sehari-hari baik dalam lingkungan keluarga maupun di masyarakat.Namun penggunaan bahasa tajio ini hanya di gunakan untuk warga yang bersuku tajio.Desa singura itu sendiri terdiri dari beberapa suku yang ada di Indonesia di antaranya,Bali,Jawa,Gorontalo,Manado,Bugis,Makasar. Dan  hidup berdampingan serta hidup rukun dan damai. bahkan dari beberapa suku di sebutkan tadi. bahkan mereka memahami arti  dan mampu menggunakan bahasa tajio.

 [Kesimpulan]

Desa Singura adalah contoh nyata harmoni antara manusia dan alam dan berbagai suku, serta warisan budaya yang terus dipelihara. Dengan inisiatif lokal yang kuat dan semangat kebersamaan, desa ini terus berkembang menjadi desa mandiri yang berdaya dan istimewa.

Kreator : IDRIS

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini

 

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update