Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Kapal Angkut 11 Penumpang Terbalik di Pangkep, Camat hingga Bidan Dilaporkan Meninggal

Minggu, 28 Desember 2025 | 8:52:00 AM WIB Last Updated 2025-12-28T00:52:05Z

 

SULSEL, MEDIAINDONESIA.asia - Kecelakaan laut menyebabkan kapal tenggelam terjadi di perairan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, pada Sabtu (27/12/2025). Kapal Layar Motor (KLM) Fitri Jaya dilaporkan terbalik akibat cuaca buruk saat dalam pelayaran menuju Pulau Sarappo.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan adanya kecelakaan laut tersebut. Ia menyampaikan bahwa kapal yang mengalami kecelakaan tengah membawa rombongan dalam perjalanan laut.

“Benar telah terjadi kecelakaan kapal, tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia," ujar Andi Sultan saat dikonfirmasi.

Ia menambahkan, para korban saat ini telah berada di daratan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Basarnas bersama unsur terkait masih melakukan pendataan serta koordinasi pasca kejadian.


"Seluruh korban, baik korban meninggal dunia maupun korban selamat, telah berhasil dievakuasi,” jelasnya.

Andi mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan pengguna transportasi laut, agar meningkatkan kewaspadaan saat berlayar. Hal itu mengingat kondisi cuaca di wilayah perairan Sulawesi Selatan yang masih berpotensi berubah secara tiba-tiba.

"Kami mengimbau agar tetap berhati-hati saat melakukan pelayaran, mengingat cuaca yang saat ini tidak bisa ditebak," pungkasnya.

Data Korban Tewas

Dari data yang diterima Liputan6.com, KLM Fitri Jaya berangkat dari Sungai Pangkajene sekitar pukul 08.40 Wita dengan membawa 11 orang penumpang. Selain itu, kapal tersebut juga mengangkut bantuan kemanusiaan dari Dompet Dhuafa berupa sekitar 40 sak semen dan 40 unit jamban.

Dalam perjalanan, sekitar pukul 10.50 Wita, cuaca di perairan setempat mendadak memburuk. Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan kapal oleng hebat. Nahkoda kapal dilaporkan tidak mampu mengendalikan kemudi akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.

Sekitar pukul 11.00 Wita, kapal akhirnya terbalik dan tenggelam di tengah laut. Insiden tersebut segera mendapat pertolongan dari warga Pulau Sarappo Lompo yang berada di sekitar lokasi kejadian. Warga bersama nelayan setempat langsung melakukan upaya penyelamatan dan mengevakuasi para penumpang.

Dari informasi awal, tiga penumpang dilaporkan meninggal dunia akibat insiden itu. Mereka adalah Camat Liukang Tupabbiring bernama Muhammad Fitri Mubarak, seorang bidan bernama Darma, serta seorang warga bernama Imran.

Laporan : Dirta

Editor : Riska

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update