Tangerang, MEDIAINDONESIA.asia - Menjelang akhir tahun 2025 dan menyambut tahun baru 2026, Ketua Umum Front Banten Bersatu ( FBB ) H. Moch Soleh, MA., memberikan kado tahun baru, yakni membongkar kembali praktek Pengadaan angkot 'Si Benteng' yang terindikasi adanya kerugian negara, dengan mengungkapkan bahwa sudah lama terjadi praktek lelang pengadaan Angkot Si Benteng dikota Tangerang. Namun sampai saat ini, belum pernah tersentuh oleh penegak hukum akan kebenaran kasusnya.
![]() |
| H. Moch. Soleh, MA. Ketua Umum Front Banten Bersatu ( FBB ) |
Ketum FBB juga menyebutkan, di indikasikan modus operandi praktek lelang pengadaan dilakukan dengan cara ada hitungan yang janggal anggaran harga angkot Si Benteng, bila diakumulasikan dengan APBD Kota Tangerang.
Saya punya bukti dan data-datanya. Nanti akan saya lampirkan dalam surat laporan dugaan praktek lelang tersebut, yang akan saya kirimkan ke Kejati Banten dan Polda Metro Jaya, untuk ditindaklanjuti. Mudah mudahan saja pihak Kejati Banten dan pihak Polda Metro Jaya tidak males dan cepat tanggap ", imbuh H. Moch. Soleh.
" Praktek pengadaan lelang Angkot Si Benteng, sepertinya sudah direncanakan dan dilakukan secara terorganisir. Katanya program tersebut mendesak dan harus segera direalisasikan , namun faktanya angkat si Benteng hampir satu tahun tidak beroperasi. Plat mobilnya pun, awalnya plat merah, kemudian diganti jadi plat kuning ", pungkas H. Moch Soleh, MA.
Laporan : Soleh
Editor : Riska
Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


