MEDIAINDONESIA.ASIA, BURU - Provinsi Maluku, mencatat surplus beras sebanyak 14.545 ton sepanjang 2025, seiring meningkatnya produktivitas pertanian padi, khususnya di kawasan sentra pertanian Dataran Waeapo.
Bupati Buru, Ikram Umasugi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para petani yang didukung sinergi Pemerintah Kabupaten Buru bersama berbagai pihak, termasuk unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Surplus beras sebesar 14.545 ton pada 2025 menjadi bukti nyata kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Buru,” ujar Ikram saat menghadiri Panen Raya Padi di Desa Wanareja, Kecamatan Waeapo, senin, 5 /1/2026
Menurutnya, capaian tersebut semakin memperkuat posisi Kabupaten Buru sebagai salah satu daerah penyangga pangan utama di Provinsi Maluku.
Kabupaten Buru memiliki luas baku sawah mencapai 8.435,14 hektare, dengan luas lahan sawah produktif sekitar 4.127,75 hektare. Pada 2025, pemerintah daerah menargetkan luas tanam padi sawah mencapai 11.766 hektare.
Ikram menyebutkan, potensi tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan di Kabupaten Buru.
Pemkab Buru terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui optimalisasi dan perluasan areal tanam, peningkatan indeks pertanaman, serta perbaikan sistem irigasi untuk menjamin ketersediaan air bagi lahan persawahan.
Selain itu, pemerintah daerah memberikan dukungan berupa sarana produksi pertanian, di antaranya bantuan benih unggul dan alat mesin pertanian seperti pompa air.
Pendampingan teknis kepada petani juga terus dilakukan melalui penyuluh pertanian dan Babinsa.
Sinergi lintas sektor bersama unsur Forkopimda turut diperkuat untuk mengawal program ketahanan pangan. Penguatan kelembagaan kelompok tani juga dilakukan agar petani semakin mandiri dalam mengelola produksi hingga proses pascapanen.
Berbagai langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil produksi padi, tetapi juga mampu mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat peran Kabupaten Buru sebagai salah satu lumbung pangan Provinsi Maluku. ( ADV )
Laporan : La Musa
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini





