Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Kronologi Penangkapan Pelaku Pembunuh Anak Politikus PKS di Cilegon

Minggu, 04 Januari 2026 | 7:00:00 AM WIB Last Updated 2026-01-03T23:00:00Z

 

JAKARTA, MEDIAINDONESIA.asia - Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan MAMH (9), anak politisi PKS Kota Cilegon, Banten, pada Jumat, 2 Januari 2026. Dia diamankan saat tengah mendatangi rumah mantan anggota DPRD Cilegon, Roisyudin Sayuti.

"Alhamdulillah (sudah ditangkap)," ujar Dirkrimum Polda Banten, Kombes Dian Setyawan melalui pesan singkatnya, Sabtu (3/1/2026).

Berdasarkan informsi, pelaku pembunuhan itu masuk ke rumah mewah Roisyudin dengan membawa senjata tajam. Aksinya tersebut tertangkap kamera CCTV, hingga membuat si pemilik rumah segera melapor ke kepolisian.

Dian belum mengulas lebih rinci terkait penangkapan tersebut, termasuk identitas dan motif pelaku melakukan aksi pembunuhan terhadap bocah MAMH.

Rencananya, Kapolda Banten Irjen Hengki akan memberikan keterangan dalam waktu dekat.

"Sabar ya, biar nanti Pak Kapolda yang presscon," jelasnya.

Penangkapan tersebut dilakukan oleh tim gabungan Satreskrim Polres Cilegon, Ditreskrimum Polda Banten, beserta Brimob Polda Banten. Pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh kepolisian.

Banyak Luka Tusuk di Tubuh Korban

MAHM, bocah 9 tahun meregang nyawa setelah menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri di Komplek Bukit Baja Sejahter (BBS) III, Kota Cilegon, Banten. Korban ternyata anak dari polikus PKS. Peristiwa itu terjadi pertengahan Desember 2025 lalu.

Ayahnya adalah Maman Suherman, dewan pakar DPC PKS Kota Cilegon. Korban MAHM adalah murid SD Al Azhar 40 Kota Cilegon, Banten. Jasadnya sudah dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 Wib.

Saat ditemukan tak bernyawa, banyak luka tusuk di tubuhnya. Selama ini, keluarga dan kerabat mengenal korban sebagai pribadi yang baik, soleh, cerdas dan patuh orangtua.

Sempat mencuat kabar bahwa MAHM menjadi korban perampokan. Tetapi anehnya tidak ada barang berharga hilang dari dalam rumah. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh Polres Cilegon.

"Anaknya sangat penurut, ibadahnya bagus meski baru 9 tahun. Ketaatannya kepada orang tua luar biasa dan bisa jadi contoh untuk anak-anak seusianya," jelasnya.

Laporan : Mirna

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update