MEDIAINDONESIA.asia, JAWA BARAT - Jajaran Polres Sukabumi menangkap AS (55), pelaku penusukan terhadap keponakan kandungnya, Jaenudin (39), di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Pelaku diamankan pada Selasa (20/1/2026) setelah sempat melarikan diri pascakejadian.
AS sebelumnya bersembunyi di wilayah Ciemas. Polisi menyebut pelarian tersebut dilakukan karena pelaku takut mendapat reaksi dari warga setempat usai melakukan penusukan.
Peristiwa penusukan terjadi pada Minggu (19/1/2026) siang di Kampung Cibelender, Desa Cihaur. Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku menghampiri korban dan langsung menusukkan senjata tajam ke arah perut sebelah kiri korban.
Kapolres Sukabumi Samian mengatakan penangkapan dilakukan setelah aparat melakukan pengejaran intensif guna mencegah potensi gangguan keamanan di masyarakat.
"Pelaku berinisial AS sudah kami amankan pada hari ini, Selasa, setelah dilakukan pengejaran intensif sejak laporan diterima," ujar AKBP Samian dalam keterangannya di Mapolres Sukabumi.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Hartono menambahkan, hubungan antara pelaku dan korban masih memiliki ikatan keluarga dekat.
"Hubungan antara pelaku dengan korban ini adalah paman dan keponakan," jelas AKP Hartono.
Amankan Pelaku Tanpa Perlawanan
Setelah kejadian, pelaku langsung meninggalkan lokasi dan menuju wilayah Ciemas. Polisi menduga ketakutan terhadap kemungkinan amuk massa menjadi alasan pelaku bersembunyi.
Namun, melalui pendekatan persuasif yang melibatkan pihak keluarga, aparat akhirnya berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Palabuhanratu. Tim medis masih melakukan observasi lanjutan untuk memastikan kondisi organ dalam korban akibat luka tusukan.
"Pihak rumah sakit masih melakukan observasi mendalam, termasuk rencana tindakan CT scan untuk memastikan tingkat kerusakan organ dalam akibat luka tusukan tersebut," tambah pihak kepolisian.
Laporan : Suryana
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

