Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Tuntutan Masyarakat Desa Unsongi Dan Desa Nambo Medesak PT Rezky Utama Jaya Hentikan Akfitas Pertambangan

Kamis, 01 Januari 2026 | 11:50:00 AM WIB Last Updated 2026-01-01T03:50:04Z

 

Sulteng, MEDIAINDONESIA.asia - Aksi protes warga masyarakat Kecamatan bungku timur desa nambo kembali terjadi, tergabung dalam Koalisi Masyarakat Desa Unsongi dan Desa Nambo menolak beroperasi PT Rezky Utama Jaya (RUJ) perusahaan yang bergerak di bidang batu gamping kata kordinator lapangan di aksi demo Zulfikar, rabu (31/12/2025) 

dikatakan lagi olenya, diduga PT RUJ melakukan aktivitas blasting yang mengakibatkan pencemaran lingkungan dan merugikan Masyarakat sekitar, dari serangkaian itu, pihak perusahan juga diduga telah melakukan pelanggaran hukum  lingkungan dengan melakukan penimbunan ruang laut, mengabaikan izin dan konsultasi publik yang layak, sehingga menyebabkan kerusakan ekologis yang tak terhindarkan.

"berdasarkan hasil rapat  yang difasilitasi oleh Satgas penyelesaian Konflik Agraria (PKA) Sulteng pada 9 Desember 2025, dari hasil pertemua itu terindikasi pihak perusahaan melakukan pelanggaran serius, tetapi pihak perusahaan tetap  beroperasi, Tanpa memperdulikan tuntutan masyarakat

dari dampak perusahaan beroparasi  menimbulkan kerusakan 16 unit rumah warga, akibat dari getaran  dan bunyi ledakan mengelegar membuat telinga warga merasa bising, itulah yang dirasakan warga desa Nambo, desa Unsongi dan setiap hari terjadi sehingga ketenangan warga tergangu selamanya, walaupun pihak perusahaan perna melakukan ganti rugi ke warga masyarakat tidak akan menyelesaikan masalah"

Tiga poin tuntutan masyarakat ke pihak perusahaan antara lain, 

 Hentikan Semua Kegiatan di area perusahaan dan mematuhi semua peraturan yang berlaku, stop Aktivitas Blasting  yang menyebabkan kerusakan rumah dan lingkungan, selesaikan Hak-Hak Masyarakat, termasuk memberikan kompensasi yang adil atas dampak yang ditimbulkan akibat operasional perusahaan. 

diakhir aksi Masyarakat melakukan blokade dan memasang tenda dekat portal di pintu masuk perusahaan, akibat masyarakat tidak puas dengan penjelasan yang disampaikan perwakilan perusahaan, sehingga warga masayarakat mempertayakan para pemimpin perusahaan, alasannya  sedang tidak berada di tempat. 

Laporan : Dio

Editor : Riska

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update