Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Wamentrans Viva Yoga Ungkap Anggaran Difokuskan untuk 154 Kawasan Transmigrasi

Senin, 19 Januari 2026 | 9:11:00 PM WIB Last Updated 2026-01-19T13:11:52Z

MEDIAINDONESIA.asia, RIAUKementerian Transmigrasi (Kementrans) mengarahkan anggaran pembangunan secara terfokus ke-154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjadikan transmigrasi sebagai instrumen pertumbuhan ekonomi nasional, bukan sekadar program perpindahan penduduk.

"Melalui program Tim Ekspedisi Patriot yang kita sebar di 154 kawasan pada tahun 2025 lalu, kita memiliki paper kerja berupa rekomendasi tentang produk unggulan dan perencanaan pengembangan ekonomi di kawasan transmigrasi di 154 kawasan itu," ujar Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi di BPPMT Pekanbaru, Riau, Sabtu (17/1/2026).



Langkah tersebut, lanjut dia, menjadi fondasi perencanaan pembangunan kawasan transmigrasi berbasis potensi unggulan masing-masing wilayah.

"Pemerintah tidak lagi memposisikan transmigrasi hanya sebagai relokasi penduduk, melainkan sebagai penggerak ekonomi rakyat yang terstruktur dan berkelanjutan," kata Viva Yoga.

Memasuki 2026, lanjut dia, Kementrans akan menindaklanjuti hasil kerja Tim Ekspedisi Patriot dengan penguatan sumber daya manusia dan perencanaan ekonomi kawasan.

Program ini dirancang untuk memastikan setiap kawasan transmigrasi memiliki arah pembangunan yang jelas, berbasis potensi lokal, dan terintegrasi dengan agenda pembangunan nasional.

"Untuk tahun 2026 akan kita follow-up lagi. Dan kita masih akan terus untuk menindaklanjuti dengan pengiriman 1.000 Tim Ekspedisi Patriot dan 2.000 Mahasiswa Patriot yang akan sekolah untuk program Master S2 di beberapa kawasan transmigrasi," terang Viva Yoga.

Anggaran Disalurkan ke-154 Kawasan

Melalui penguatan komoditas unggulan, kawasan transmigrasi diharapkan mampu tumbuh mandiri dan memberikan kesejahteraan nyata bagi masyarakatnya.

"Ini semuanya adalah ingin kita membangkitkan pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi yang bukan sekedar perpindahan penduduk, tapi juga untuk dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi," ucap Viva Yoga.

Dia menjelaskan, alokasi anggaran Kementrans akan disebar ke 154 kawasan yang telah dipetakan. Fokusnya adalah pengembangan produk unggulan, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan pendapatan masyarakat.

"Kita menginginkan bahwa untuk pengembangan ekonomi di kawasan transmigrasi melalui produk unggulan dan peningkatan sarana dan infrastruktur serta meningkatkan pendapatan masyarakat akan kita harapkan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," kata Viva Yoga.

"Jadi untuk alokasi anggarannya kita sebar di 154 kawasan dan kita harapkan dengan pengembangan produk unggulan itu dapat membangkitkan ekonomi rakyat," sambungnya.

Laporan : Mirna

Editor : Pramono

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update