MEDIAINDONESIA.asia, NTT - Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Manggarai Barat, NTT Agustinus Susanto mengatakan longsor membuat warga ratusan warga di Desa Goreng Meni, kecamatan Lamba Leda terpaksa mengungsi. Warga yang mengungsi terdiri dari dua dusun yakni, Dusun Sosor Alo dan Dusun Buru Pote.
"Mereka mengungsi karena takut ada longsor susulan. Total ada 227 KK yang mengungsi. Dusun Sosor Alo sebanyak 90 KK dan Dusun Buru Pote 137 KK," ujar Agustinus, Jumat (23/1/2026).
Saat ini pemda melalui BPBD telah menyalurkan bantuan logistik bagi warga yang saat ini mengungsi di desa tetangga. "Logistik darurat sudah kami serahkan berupa beras sebanyak 750 kg, makanan siap saji, terpal, air minum kemasan dan peralatan tidur," katanya.
Akibat longsor itu, satu warga meninggal dunia dan dua lainnya belum ditemukan.
"Dua korban tertimbun belum ditemukan, dua lainnya berhasil dievakuasi dari lokasi dan mendapat perawatan di Puskemas Benteng Jawa, namun satu korban meninggal pada Jumat (23/1/2026), sehingga total korban menjadi 3 orang," jelasnya.
Buka Donasi
Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengatakan pemerintah telah mengambil langkah-langkah taktis dan kordinasi lintas sektor untuk penanganan bencana.
“Pemda sudah mengambil langkah awal penanganan bencana, saat ini tim dari BPBD sudah ada di lokasi. Kita juga sudah kordinasi dengan berbagi pihak untuk penanganan awal," katanya.
Ia mengaku sudah membuka donasi melalui dinas sosial Manggarai Timur untuk meringankan beban korban.
"Saya meminta kepada ASN dan masyarakat Manggarai Timur untuk dengan berdonasi melalui Dinas Sosial dalam bentuk pakaian layak pakai, makanan dan lain-lain," tandasnya.
Laporan : Wulan
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

