MEDIAINDONESIA.asia, NTT - Seorang siswa SMPK Fransiskus Xaverius Ruteng tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai Wontong, Desa Toe, Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Minggu 11 Januari 2026.
Korban bernama Armada W. Jeferson itu belum ditemukan meski Tim SAR dan warga sudah melakukan pencarian.
Kapolsek Reok Ipda Joko Sugiarto membenarkan kejadian itu. Ia menuturkan, kejadian itu berawal pada Minggu, 11 Januari 2026 sekitar pukul 08.00 Wita, korban bersama teman-temannya berangkat untuk berwisata ke Air Terjun Tiwu. Namun sekitar pukul 09.30 Wita, korban melompat ke dalam kolam air terjun hingga akhirnya tenggelam.
"Dugaannya, korban tidak bisa berenang," katanya.
Awalnya, proses pencarian dilakukan oleh pihak personel Polsek Reok, Satpol Air, Koramil dan dibantu warga.
Proses pencarian, dilakukan dengan menyisir area Tiwu Pai dan sekitarnya dengan keterbatasan peralatan dan kondisi lokasi yang sulit.
"Saat ini Tim SAR Labuan Bajo sudah membantu melakukan pencarian korban," tandasnya.
Operasi SAR
Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian pada hari kedua terhadap seorang remaja berusia 13 tahun bernama Armada W. Jeferson yang dilaporkan tenggelam di Air Terjun Tiwu, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Operasi pencarian sejak Minggu 11 Januari 2026, dilanjutkan pada Senin (12/01/2026) setelah korban dilaporkan tenggelam.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, mengatakan pasca mendapat informasi, Tim SAR langsung mengerahkan personel dari Pos SAR Manggarai Barat menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
"Tim rescue bersama unsur potensi SAR yang ada di lokasi, melaksanakan pencarian dengan metode penyelaman sedalam 3 hingga 5 meter, serta melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai Air Terjun Tiwu,” jelasnya. "Pencarian hari kedua dilakukan hingga pukul 15.00 Wita, namun korban masih belum ditemukan," sambungnya.
Ia menambahkan, operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan faktor keselamatan personel di lapangan.
Laporan : Wulan
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

