Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

200 Ton Sampah Banjir di Pantai Teluk Awur Jepara Mulai Dibersihkan

Jumat, 06 Februari 2026 | 8:50:00 PM WIB Last Updated 2026-02-06T12:50:53Z

MEDIAINDONESIA.asia, JAWA TENGAH - 200 ton sampah sisa banjir dan longsor menumpuk di obyek wisata Pantai Teluk Awur, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Sampah-sampah itu kemudian dibersihkan dan dimuat oleh 15 armada dump truk ini, diangkut keluar dari Pantai Teluk Awur untuk di buang ke tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah.

Aksi pembersihan sampah di kawasan Pantai Teluk Awur dilakukan berbagai pihak dan masyarakat, melalui Gerakan Jepara Bersih-bersih Serentak, Jumat (6/2/2026).

Aksi pembersihan sampah pasca-banjir tidak hanya dilakukan di Pantai Teluk Awur saja. Kegiatan ini bakal serentak dilakukan di 16 kecamatan di kabupaten yang dikenal sebagai Bumi Kartini.

"Selain itu, meningkatkan kesadaran masyarakat Jepara terhadap pengelolaan sampah," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Jepara Ary Bachtiar usai memimpin aksi pembersihan sampah.



Kegiatan serentak di wilayah pesisir Kabupaten Jepara ini, bentuk komitmen pemerintah daerah menjaga kebersihan lingkungan. Utamanya di kawasan pantai yang menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata Jepara.

Ary Bachtiar menyebut, Gerakan Jepara Bersih bakal menyusul serentak di 16 kecamatan di Jepara.

“Gerakan Jepara Bersih-bersih Serentak ini akan dilaksanakan secara berkala di seluruh kecamatan” ujar Ary.

Ary menegaskan, kebersihan kawasan pantai memiliki dampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan, sehingga mampu meningkatkan citra pariwisata Jepara.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jepara, Agung Bagus Kade Kusimantara yang hadir di Pantai Teluk Awur menambahkan, program Jepara Bersih upaya edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha pariwisata agar lebih peduli terhadap kebersihan pantai.

“Pantai merupakan destinasi wisata yang menjadi ikon Kabupaten Jepara. Selain itu, berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika pantai bersih, wisatawan akan datang dan merasa nyaman,” tukasnya.

Liputan : Wati

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update