Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Bupati Bogor Wajibkan Setiap Kecamatan Miliki Hutan Kota Minimal 1 Hektare

Kamis, 05 Februari 2026 | 8:39:00 PM WIB Last Updated 2026-02-05T12:39:20Z

MEDIAINDONESIA.asia, BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya dalam membangun dan memperluas hutan kota sebagai langkah strategis menghadapi banjir, longsor, dan degradasi lingkungan. Setiap kecamatan diwajibkan memiliki minimal satu hektare hutan kota yang bersifat permanen dan tidak boleh dialihfungsikan. Kamis (5/2/2026). 

Hal tersebut ditegaskan Bupati Bogor Rudi Susmanto dalam kegiatan Aksi Bogor Menanam untuk Indonesia di Desa Tuguh Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Pembangunan hutan kota bagi penyelenggara pemerintah hukumnya wajib. Tidak bisa ditawar. Ini bukan proyek seremonial, tapi tanggung jawab jangka panjang,” tegas Bupati.

Pemkab Bogor saat ini telah menginventarisir sekitar 220 hektare lahan untuk pengembangan hutan kota dan kawasan hijau, bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BUMN dan sektor swasta. Beberapa kawasan yang telah dan akan dihijaukan di antaranya lahan milik PTPN di kawasan Puncak seluas 24 hektare, serta kawasan lain seperti Panjawati dan Hamula.

Namun demikian, Bupati menilai luas tersebut masih jauh dari ideal, mengingat maraknya alih fungsi lahan dan penjualan tanah kapling di sejumlah wilayah Bogor Timur, Selatan, dan Barat.

“Kita tidak boleh kalah dengan alih fungsi lahan. Camat adalah perpanjangan tangan bupati di wilayahnya. Pastikan pembangunan hutan kota diperluas sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Selain hutan kota, pemerintah desa juga diperbolehkan mengembangkan kebun buah sebagai bagian dari ruang hijau, dengan dukungan dan subsidi dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Pemerintah kecamatan dan desa pun didorong untuk berkolaborasi dengan dunia usaha dalam membangun dan merawat kawasan hijau tersebut.


Bupati menegaskan bahwa hutan kota yang telah dibangun akan ditetapkan sebagai lahan permanen, sebagai warisan ekologis bagi generasi mendatang.

“Apa yang kita tanam hari ini adalah titipan untuk anak cucu kita. Kalau kita tidak mulai sekarang, kerusakan akan terus berulang,” pungkasnya.

Kegiatan Aksi "Bogor Menanam untuk Indonesia" inipun dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, organisasi, dan masyarakat di antaranya:

- Bupati Bogor Rudi Susmanto serta jajarannya. 

- Perwakilan Menteri Lingkungan Hidup: -Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup Noer Adi Wardojo

-Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup. 

- Ketua Panitia Penyelenggara M Burhani serta Pengurus Pusat Aldi Lao

- DPP Presidium Botim Mardani Kanta dan Wantim KKR Botim Dr. Ujam Zaenudin

- Ketua Himpunan Petani dan Peternak Milenial Indonesia (HPPMI) Kabupaten Bogor

- Tokoh lingkungan Penggagas Hutan Organik Kabupaten Bogor Bu Rosita

- Dandim 0621 Kabupaten Bogor

- Perwakilan Danrem Bogor

- Dandenpom Bogor

- Perwakilan Polres Bogor dan Polsek Cisarua. 

- Anggota DPRD Kabupaten Bogor

- Para Camat se-Bogor Selatan beserta Forkopimda (luring dan daring). 

- Kepala Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Organisasi Kepemudaan dan Kemasyarakatan. 

- Komunitas dan Penggiat Lingkungan.

Liputan : Ode

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update