Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Indeks Berita

Deklarasi KP3B di HPSN 2026: Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng Teguhkan Komitmen Jaga NKRI dan Atasi Sampah

Minggu, 22 Februari 2026 | 2:26:00 AM WIB Last Updated 2026-02-21T18:26:20Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, Kabupaten Bekasi — Momentum peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 dimanfaatkan Komunitas Pemulung dan Pelapak Pilah Burangkeng (KP3B) untuk meneguhkan komitmen kebangsaan dan kepedulian lingkungan. Deklarasi tersebut digelar di kawasan TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/02/2026).

Dalam suasana khidmat, para pemulung dan pelapak pilah sampah yang sehari-hari menggantungkan hidup dari aktivitas daur ulang menyatakan tekad bersama untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mengamalkan nilai-nilai Pancasila, serta menjalankan amanah Undang-Undang Dasar 1945.

Deklarasi diawali dengan pembacaan pernyataan sikap yang menegaskan bahwa KP3B lahir sebagai ikhtiar melahirkan generasi peduli pengurangan sampah sesuai amanah undang-undang, sekaligus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam wadah komunitas yang berpihak pada masa depan pemulung dan pelapak pilah di sekitar TPA Burangkeng.


Dalam lima poin deklarasi, KP3B menyatakan:

1. Menjaga NKRI, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.

2. Mengamalkan amanah undang-undang dalam pengelolaan sampah.

3. Mengedepankan karakter humanis, gotong royong, menolak segala bentuk kekerasan, serta mengutamakan musyawarah mufakat sebagai nilai luhur budaya bangsa.

4. Membela dan memperjuangkan hak pemulung dan pelapak pilah sampah sesuai prinsip-prinsip hak asasi manusia.

5. Mewujudkan komunitas yang mandiri, berdaya juang, dan kondusif dalam menjalankan aktivitas ekonomi kerakyatan guna membantu pemerintah mengatasi persoalan sampah.

Deklarasi tersebut menjadi penegasan bahwa para pemulung dan pelapak pilah bukan sekadar pekerja informal di sektor persampahan, melainkan bagian penting dari sistem pengelolaan sampah nasional. Mereka berperan langsung dalam mengurangi timbulan sampah, meningkatkan nilai ekonomis barang bekas, serta mendukung upaya daur ulang.

Semangat “Pilah Sampah Swadaya Membantu Negara” menggema di lokasi acara. Seruan “Pilah, pilah, pilah!” menjadi simbol komitmen kolektif untuk menjadikan aktivitas memilah sampah sebagai gerakan bersama yang terorganisir dan bermartabat.

Melalui deklarasi ini, KP3B berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah terhadap perlindungan sosial, pembinaan, dan pemberdayaan ekonomi bagi pemulung dan pelapak pilah, sehingga tercipta sistem pengelolaan sampah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Peringatan HPSN 2026 di TPA Burangkeng pun tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi momentum konsolidasi komunitas akar rumput dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan. 

Liputan : Ode

Editor : Redaksi

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update