Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Menuju Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Menuju Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Translate

Ratusan Siswa di Bandar Lampung Keracunan Makan Bergizi Gratis

Senin, 16 Februari 2026 | 8:09:00 PM WIB Last Updated 2026-02-16T12:10:19Z

MEDIAINDONESIA.asia, LAMPUNG - Ratusan murid, guru hingga wali murid di Kota Bandar Lampung diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (11/2/2026). Mereka dilaporkan mengalami gejala diare, mual, muntah hingga demam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Salah satu wali murid berinisial NS bercerita kepada Liputan6.com, gejala awal dialami keluarganya pada Rabu malam setelah anaknya membawa pulang menu MBG dari sekolah.

“Anak saya bawa pulang karena tidak dimakan di sekolah. Menunya nasi, telur ceplok disiram saus, ada anggur dan sayur. Sore mulai mulas, jam 9 malam sudah diare. Subuhnya bolak-balik BAB dan mual,” kata NS, Senin (16/2).

NS menuturkan, istrinya sempat mencoba berobat jalan sebelum akhirnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara selama tiga hari. Sejak Sabtu dan baru diperbolehkan pulang pada Senin siang. NS baru mengetahui dugaan keracunan massal setelah pihak sekolah melakukan pendataan terhadap siswa dan guru yang mengalami gejala serupa. 

“Pagi-pagi ada telepon dari pihak sekolah mau mendata yang mengalami mual dan diare. Ternyata tetangga saya juga kena, sama persis gejalanya,” tuturnya. 


Selain soal dugaan keracunan, NS juga mengungkap adanya permintaan kepada sejumlah orang tua agar tidak menceritakan kejadian tersebut ke media sosial.

“Ada yang disuruh buat surat perjanjian, tidak boleh ngomong-ngomong atau buat video,” ungkapnya. 

Menurutnya, beberapa korban yang tidak mampu memilih menahan sakit di rumah sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan. Dia berharap ada posko dan tanggung jawab dari pihak penyedia makanan untuk membantu korban, khususnya yang kurang mampu.

Keracunan di Tiga Sekolah

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Tumenggung membenarkan adanya laporan dugaan keracunan massal usai konsumsi MBG di tiga sekolah di Kecamatan Kemiling.

Tiga sekolah tersebut yakni SDN 4 Sumberejo, SD Al Munawaroh, dan SMPN 14 Bandar Lampung. Berdasarkan data Dinkes dari Puskesmas Kemiling, di SDN 4 Sumberejo tercatat 77 siswa, 9 guru, dan 1 orang tua guru mengalami keluhan diare. 

Di SD Al Munawaroh, sebanyak 64 siswa, 11 guru dan penjaga sekolah, serta 1 orang tua guru turut terdampak. Total dari dua sekolah tersebut mencapai 163 orang.

Sementara itu, hasil verifikasi di SMPN 14 Bandar Lampung menunjukkan 43 orang melaporkan gejala serupa. Dari jumlah tersebut, 37 orang menjalani rawat jalan dan enam lainnya dirawat inap di sejumlah rumah sakit.

Beberapa korban dirawat di RS Bintang Amin, RS Bumi Waras, dan RS Graha Husada.

“Gejala paling cepat muncul Rabu sore. Rata-rata diawali demam dan sakit perut, kemudian muntah dan diare. Ada juga yang awalnya mata bengkak dan gatal, lalu disusul demam,” ujar Muhtadi, Senin (16/2).

Hasil investigasi sementara dari Dinkes kota setempat, menunjukkan ketiga sekolah menerima pasokan dari satu SPPG di Kecamatan Kemiling.

SPPG Belum Ada SLHS

SPPG tersebut ternyata belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) karena masih ada sejumlah standar teknis yang belum terpenuhi. 

“Rekomendasi izin belum diterbitkan. Saat ini kami masih menunggu hasil uji laboratorium sampel air dan sisa makanan untuk memastikan sumber permasalahan,” terang dia.

Dinkes menginstruksikan Puskesmas untuk terus memantau kondisi korban, terutama yang menjalani rawat jalan. Investigasi menyeluruh terhadap alur produksi makanan di SPPG terkait juga tengah dilakukan.

Liputan : Subari

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

 

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update