MEDIAINDONESIA.asia, JAWA TENGAH - Ungkapan pena setajam peluru, kerap dijadikan metafora yang menggambarkan kekuatan sebuah tulisan karya jurnalistik wartawan. Dari rangkaian kata menjadi tulisan yang berlapiskan kaidah kode etik jurnalistik ini, memberikan dampak besar mampu menembus jutaan jiwa.
Lebih dari itu, karya jurnalistik juga mampu mempengaruhi pola pikir dan mengubah sejarah. Karena itu, kekuatan menuangkan rangkaian kata menjadi kalimat sesuai fakta dan berimbang, menjadi 'senjata' dalam arti kiasan bagi wartawan. Namun untuk kali ini, senjata yang dipegang ratusan wartawan yang terwadahi dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ini, benar-benar berupa pistol udara. Suara letusan bersautan memekakkan telinga di lapangan tembak Baracuda Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus Jawa Tengah pada Minggu (31/1/2026).
Suara letusan itu berasal dari proyektil berbentuk bola kecil atau peluru pelet, yang dimuntahkan dari pistol yang digenggam sejumlah wartawan saat menjadi peserta lomba menembak.
Ratusan wartawan dari enam kabupaten yang berada di wilayah eks Karesidenan Pati ini, beradu konsentrasi dan ketangkasan melalui lomba menembak bertajuk "Muria Shooting Championship PWI Plat K Tahun 2026".
Lomba ketangkasan menembak yang diinisiasi PWI Kabupaten Kudus kali ini, diikuti wartawan dari Kudus, Pati, Jepara, Rembang, Blora dan Grobogan.
Agenda dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional 2026 ini, menjadi salah satu agenda kegiatan PWI Kudus yang bekerjasama dengan Pura Group Kudus.
"Lomba menembak antar wartawan ini, digelar dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2026," ujar Ketua PWI Kudus, Saiful Annas.
Menurut Anas, lomba menembak ini juga bertujuan menjalin silaturahmi dan sinergi antar wartawan yang tergabung dalam lembaga PWI. Sementara itu, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya lomba menembak antar wartawan Plat K bersama Pura Group.
Samani juga mengapresiasi atas sinergi pers dengan pemerintah dan perusahaan, yang selama ini sudah terbangun dengan baik.
Menurut Samani, peran pers sangat vital di tengah-tengah masyarakat. Dia berharap, pers sebagai ujung tombak dapat menyampaikan pemberitaan yang edukatif dan mendukung pembangunan daerah.
"Selamat bertanding, semoga sinergi wartawan dengan Pemkab dan Pura terus terbangun. Pers bisa menjadi penyeimbang di era gempuran informasi yang semakin masif," ucapnya.
Pihaknya berterima kasih atas dukungan Pura Group, sebagai mitra yang telah mendukung perhelatan Muria Shooting Championship 2026.
"Sinergi pers dengan wartawan tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dengan kegiatan positif yang mendukung seperti lomba menembak ini," tukas Annas.
Dia berharap lomba menembak ini bisa terselenggara rutin setiap tahunnya. Dengan harapan, kolaborasi perusahaan dan wartawan terus terjalin.
"Semoga rutin terselenggara, sinergi yang sudah dibangun bisa tetap terjalin," ucapnya.
Senada dengan itu, Direktur HR GA Pura Group Kudus, Agung Subani mengakui pentingnya peran pers di tengah gempuran teknologi dan informasi yang serba cepat.
Agung berharap, kolaborasi semakin menguatkan peran vital pers untuk menghadirkan informasi yang positif dan edukatif.
Agung menyebut, pers dapat diibaratkan seperti lentera yang menerangi sebuah lorong panjang yang gelap. Tanpa kehadiran pers, perjalanan suatu bangsa akan terasa sulit.
"Bahkan Mahatma Gandhi menyebut pers sebagai kekuatan besar (a great power) keempat di dunia," ungkapnya.
Liputan : Wati
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

