Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Mudik Lebaran 2026: Sniper Disiagakan di Jalur Rawan Kejahatan Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:31:00 AM WIB Last Updated 2026-03-14T03:31:12Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, LAMPUNG - Polisi bersama TNI menyiapkan pengamanan ketat selama arus mudik Lebaran 2026. Salah satu langkah yang disiapkan adalah penempatan penembak jitu ( Snaiper ) di sejumlah titik rawan kejahatan di jalur mudik wilayah Lampung.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, strategi tersebut merupakan bagian dari pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026 untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

“Untuk penempatan personel, termasuk sniper atau penembak jitu, saat ini masih kami koordinasikan dengan TNI. Nanti akan saya komunikasikan langsung dengan Pangdam,” kata Helfi usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 di Mapolda Lampung di jalur tol maupun jalan arteri yang dilalui pemudik.

Pos pengamanan dan pos pelayanan telah disiapkan di beberapa lokasi strategis untuk memantau arus lalu lintas.



Pengamanan Ancaman Kejahatan

Helfi juga meminta polisi di daerah untuk segera menangani kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengendara. Perbaikan sementara dapat dilakukan agar lubang di jalan tidak memicu kecelakaan lalu lintas.

“Kalau ada kerusakan kecil, bisa ditambal sementara menggunakan semen atau kerikil supaya tidak sampai membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.

Di sisi lain, aparat juga mewaspadai potensi kejahatan konvensional yang kerap meningkat saat musim mudik, seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, hingga aksi copet.

Pengamanan akan diperketat di berbagai simpul transportasi seperti pelabuhan, bandara, stasiun kereta api, dan terminal bus. Polisi menyiagakan personel berseragam maupun petugas berpakaian preman untuk melakukan patroli dan pengawasan.

“Anggota kami akan melakukan pengamanan terbuka dan tertutup, baik di kapal laut, bandara, stasiun kereta api, maupun terminal bus,” tandasnya.

Laporan : Subari

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update