MEDIAINDONESIA.ASIA, SUKABUMI - Banjir bandang menerjang permukiman di Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Bencana ini mengakibatkan kerusakan bangunan di Kampung Cigoler hingga menyeret kendaraan wisatawan di area Katapang Resort ke laut.
Kejadian bermula saat debit Sungai Kampung Cigoler meluap drastis akibat hujan ekstrem. Tanggul sungai sepanjang 7 meter yang baru saja diperbaiki pada tahun 2025 dilaporkan kembali jebol, sehingga air melimpas dan merendam rumah-rumah warga di bantaran sungai.
"Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat debit sungai meningkat drastis hingga melewati tanggul. Ada dua titik tanggul yang jebol, yang sebenarnya baru saja kita perbaiki pasca-banjir tahun lalu, sehingga air langsung menerjang rumah warga di Kampung Cigoler," ujar Camat Cisolok, Okih Fajri Assidiq, Minggu (12/4/2026).
Dampak paling mencolok terjadi di area Katapang Resort, Desa Pasirbaru. Tiga unit kendaraan milik tamu resort terseret arus sungai yang meluap.
Warga sekitar sempat berupaya menyelamatkan kendaraan tersebut dan berhasil mengevakuasi satu unit Toyota Yaris serta satu unit Nissan Livina.
Namun, satu unit mobil jenis sedan dilaporkan terseret hingga ke tengah laut dan belum berhasil ditemukan.
Hingga Minggu (12/4/2026) siang, enam penyelam dari warga nelayan setempat telah dikerahkan untuk mencari keberadaan kendaraan tersebut.
Namun, kondisi air yang masih sangat keruh menjadi kendala utama dalam proses evakuasi di bawah air.
"Kendalanya saat ini adalah air masih sangat keruh, sehingga jarak pandang penyelam sangat terbatas," tambah Okih.
Di Kampung Cigoler, tercatat empat rumah warga mengalami rusak sedang. Kerusakan meliputi tembok pagar yang jebol hingga paviliun rumah yang roboh. Beruntung, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Sejak Minggu pagi, unsur Forkopimcam Cisolok, Pemerintah Desa, dan relawan telah diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material lumpur serta sampah sisa banjir menggunakan mesin alkon dan peralatan manual.
"Fokus kami saat ini adalah penanganan darurat dan pendataan kerugian. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk perbaikan permanen pada jaringan sungai dan tanggul agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan," jelas dia.
Saat ini, situasi di lokasi berangsur kondusif. Meski demikian, Pemerintah Kecamatan Cisolok mengimbau warga maupun wisatawan untuk tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya.
Oleh : Suryana
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




