MEDIAINDONESIA.ASIA, MAROS - Aksi geng motor yang kerap meresahkan warga di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Sebanyak 21 remaja dari empat kelompok berbeda diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Maros dalam operasi yang berlangsung pada 9 hingga 12 April 2026.
Pengungkapan ini bermula dari laporan kasus pengancaman menggunakan busur serta pengerusakan barang milik warga. Dari hasil penyelidikan, polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut dan menemukan adanya keterlibatan sejumlah kelompok geng motor yang aktif beraksi di wilayah Maros.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Ridwan, membenarrkan pengungkapan itu. Dia mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengamankan para pelaku dari berbagai lokasi.
"Dari hasil pengembangan kasus pengancaman, kami menemukan keterlibatan kelompok geng motor lainnya. Total ada 21 orang yang berhasil kami amankan dari empat kelompok berbeda," ujar AKP Ridwan saat dikonfirmasi, Selasa (14/6/2026).
Empat kelompok yang diamankan masing-masing dikenal dengan nama geng Asteroid, Sanbat, Urban, dan Baskal Family. Mayoritas anggotanya masih berstatus pelajar dengan rentang usia 15 hingga 18 tahun.
Adapun yang diamankan yakni 8 anggota Geng Asteroid, yaitu A (16), HW (17), MA (16), S (16), MA (16), RM (16), MNFG (15), dan R (18). Kemudian 8 anggota Geng Sanbat, yaitu K (16), MA (17), MY (16), F (15), R (15), AB (16), A (16), dan MIA (15). Selanjutnya 3 anggota Geng Urban, yaitu RO (16), SMK (16), dan RR (16), serta 2 anggota Geng Baskal Family, yaitu D (17) dan I (21).
Bawa Sajam
Dalam proses penangkapan, polisi juga menemukan sejumlah pelaku yang kedapatan membawa senjata tajam seperti busur, parang, hingga badik. Senjata tersebut diduga digunakan untuk melakukan aksi pengancaman maupun penyerangan kepada warga yang mereka incar.
"Beberapa pelaku kami dapati menguasai senjata tajam, seperti busur, parang, dan badik. Ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban," jelasnya.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketua geng Asteroid berinisial MNR alias Iccang yang diduga terlibat dalam kasus pengancaman menggunakan busur. Saat ini, yang bersangkutan masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.
AKP Ridwan menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain serta menelusuri asal-usul senjata tajam yang digunakan para pelaku.
"Tentu kita akan dalami lagi. Apalagi kejadian penyeranga warga yang dilakukan oleh anggota geng motor cukup sering terjadi di wilayah hukum kami," bebernya.
Pemeriksaan
Seluruh remaja yang diamankan kini berada di Posko Jatanras Polres Maros untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga tengah melengkapi berkas administrasi penyidikan sebelum proses hukum dilanjutkan.
"Kami berharap khususnya orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka guna mencegah keterlibatan dalam aksi geng motor yang berpotensi melanggar hukum," pungkas Ridwan.
Laporan : Subari
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




