Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

iklan kosong

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Tragis, Pedagang Asongan Tewas Terjepit di KMP Gilimanuk

Kamis, 21 Mei 2026 | 9:23:00 PM WIB Last Updated 2026-05-21T13:23:25Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, BALI - Nasib sial dialami seorang pedagang asongan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, berinisial Syt (33). Dirinya tewas terjepit kendaraan di dalam kapal yang sedang proses bongkar muat di dermaga LCM Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

"Berdasarkan keterangan anak buah kapal, korban ditemukan tergeletak di belakang truk boks," kata Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk Ajun Komisaris Polisi (AKP) Gusti Kade Alit Murdiasa, di Jembrana, Bali, Kamis (21/5/2026).

Kade Alit mengatakan, peristiwa nahas yang menimpa warga Dusun/Banjar Penginuman, Kelurahan Gilimanuk ini terjadi sekitar pukul 03.20 Wita di Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya 5888.

Kemudian, kata dia, petugas membawa pedagang asongan ini ke Puskesmas Rawat Inap di Gilimanuk dengan menggunakan ambulans, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

"Yang bersangkutan meninggal dunia karena luka berat akibat terjepit kendaraan. Kami mengimbau penumpang maupun pedagang untuk berhati-hati saat berada di geladak kapal yang memuat kendaraan," katanya.


Belakangan cuaca kurang baik sering terjadi di Selat Bali yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk dengan Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Unggahan di media sosial oleh penumpang kapal, ombak besar menyebabkan kendaraan di dalam kapal oleng cukup keras.

Sugianto, salah seorang nelayan di Kelurahan Gilimanuk mengatakan, saat ini memang memasuki musim timur ditandai dengan angin dan gelombang laut yang cukup besar.

"Kalau nelayan sudah paham. Sekarang masuk musim timur, gelombang laut pasti besar, apalagi di awal pasang," katanya.

Menurut dia, berdasarkan pengalaman melaut di Selat Bali, ombak cenderung besar selepas tengah hari hingga menjelang dini hari.

"Kalau pagi ombak cenderung kecil, tetapi tetap terasa dibanding saat tidak musim timur," katanya.

Laporan : Budi

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "