MEDIAINDONESIA.ASIA, KOTA BEKASI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Doddy Sukmawirawan, kembali menggelar kegiatan reses untuk menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya. Kegiatan yang berlangsung di Kampung Ciketing Asem RT 01/RW 06, Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya, Selasa (7/7/2026), menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dengan warga terkait berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan.
Anggota DPRD Kota Bekasi Dapil III Doddy Sukmawirawan Menggelar Reses II Untuk Menyerap Aspirasi Dari Masyarakat Kp.Ciketing Asem, Kel.Mustikasari, Kec.Mustika Jaya. Foto/Ode-MIA
Reses yang merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD tersebut dihadiri puluhan warga. Turut hadir Ketua RW, para Ketua RT, tokoh agama, serta berbagai elemen warga yang antusias menyampaikan aspirasi mengenai kondisi lingkungan tempat tinggal mereka. Dalam dialog yang berlangsung secara terbuka, berbagai persoalan mengemuka. Mayoritas warga menyoroti masih minimnya infrastruktur dasar, terutama pembangunan saluran drainase dan perbaikan jalan lingkungan di wilayah RW 06.
Menanggapi aspirasi tersebut, Doddy Sukmawirawan mengatakan bahwa persoalan drainase menjadi kebutuhan yang harus segera mendapatkan perhatian. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar perlu dilakukan sejak dini sebelum kawasan permukiman semakin padat sehingga proses pembangunan di masa mendatang tidak terkendala keterbatasan lahan.
"Masyarakat menyampaikan aspirasi terkait minimnya drainase lingkungan di wilayah RW 06. Kondisinya memang merupakan jalan lingkungan, bukan jalan utama. Namun sebelum jumlah penduduk semakin padat, alangkah baiknya pembangunan drainase dan jalan ini lebih diprioritaskan. Jika tidak direalisasikan sejak dini, ke depannya akan semakin sulit karena permukiman akan semakin rapat," ujar Doddy kepada Mediaindonesia.asia.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Kota Bekasi yang meliputi Kecamatan Rawalumbu, Mustikajaya, dan Bantargebang itu menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.
Sebagai langkah awal, ia akan berkoordinasi dengan pengurus lingkungan untuk melakukan pemetaan kebutuhan pembangunan secara objektif. Data dari masing-masing RT dan RW akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas pelaksanaan pembangunan, khususnya untuk perbaikan jalan lingkungan dan pembangunan drainase yang dinilai paling mendesak.
Menurut Doddy, pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan fasilitas fisik, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang tertata, aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
"Komitmen kami sepenuhnya demi kepentingan masyarakat. Jika lingkungan tertata dengan baik, tentu masyarakat akan merasa lebih nyaman. Karena itu, perbaikan jalan-jalan lingkungan harus menjadi salah satu prioritas pembangunan," tegasnya.
Di akhir kegiatan reses, Doddy mengingatkan masyarakat bahwa setiap usulan pembangunan harus melalui tahapan perencanaan, penganggaran, hingga proses pelaksanaan yang membutuhkan waktu sesuai mekanisme pemerintah daerah. Ia berharap masyarakat dapat bersabar sekaligus terus mengawal proses tersebut. Ia juga mengajak seluruh warga untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga infrastruktur yang nantinya telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Apabila pembangunan jalan dan drainase nanti sudah terealisasi, saya berharap seluruh masyarakat dapat ikut merawatnya. Infrastruktur yang dijaga bersama akan memberikan manfaat lebih lama sehingga lingkungan tetap aman, bersih, dan nyaman untuk ditempati," pungkas politisi Partai Golkar tersebut.
Liputan : Ode
Editor : Andi
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




