MEDIAINDONESIA.asia, ACEH - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah mengatakan, kebakaran yang terjadi lahan Desa Lapang dan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh meluas mencapai sembilan hektare.
"Saat ini upaya pemadaman masih terus kami lakukan," kata dia, Selasa (20/1/2026).
rincian kebakaran di Desa Suak Raya mencapai enam hektare. Kemudian di Dusun Ujong Beurasok, Desa Lapang mencapai tiga hektare.
Teuku Ronal mengungkapkan, kebakaran lahan yang terjadi sejak pekan lalu telah menyebabkan gangguan pernapasan pada masyarakat akibat asap yang ditimbulkan.
Selain itu, kondisi teriknya matahari juga mengakibatkan sebaran api semakin menjalar dan meluas ke areal lain, sehingga petugas harus bekerja ekstra untuk melakukan pemadaman di berbagai sisi lokasi kebakaran.
Teuku Ronal juga mengungkapkan, kebakaran berpotensi meluas lantaran angin di sekitar lokasi bertiup kencang.
BPBD Aceh Barat tak sendiri, pihaknya dibantu oleh personel TNI dan Polri serta masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, dengan harapan sebaran api dapat dicegah guna menghindari meluasnya kebakaran lahan di daerah setempat.
Lahan Gambut
Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, seluruh stakeholder terus berupaya memadamkan api di dua titik yaitu di Desa Lapang dan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan.
"Ini pekerjaan yang berulang sebenarnya, kita di Aceh Barat kalau musim kemarau pasti kebakaran lahan dan itu biasanya ada sampai lima kecamatan, sementara kalau musim hujan banjir, itu lah terus pekerjaan kita," kata dia.
Tarmizi, mengatakan, lahan yang terbakar tersebut adalah lahan gambut yang kedalamannya bisa mencapai lima meter, sehingga dengan api dari puntung rokok saja dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran.
"Kami mengimbau kepada masyarakat yang berada di daerah sering terjadinya kebakaran lahan, yang punya kebun dan yang rumahnya di daerah lahan gambut itu agar tetap waspada dan berhati - hati," kata dia.
Liputan : Ali
Editor : Lisa
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

