Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Bocah Perempuan Tertabrak KA Pangrango Saat Asyik Kejar Layangan di Jalur Rel Cigombong

Sabtu, 10 Januari 2026 | 8:20:00 PM WIB Last Updated 2026-01-10T12:20:00Z

MEDIAINDONESIA.asia, BOGORSeorang anak perempuan berinisial RM (9) dilaporkan tertabrak rangkaian KA Pangrango 227 relasi Sukabumi-Bogor pada Jumat (9/1/2026). Insiden tragis tersebut terjadi di Km. 14+9, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, sekitar pukul 16.10 WIB.

Kapolsek Cijeruk, Kompol Uba Subroto, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat korban tengah bermain di sekitar area rel kereta api bersama teman-temannya.

Berdasarkan keterangan para saksi, korban diduga terdistraksi saat mengejar layangan yang putus.

​"Jadi anak-anak sedang biasa main layangan kan sore-sore. Keterangan dari saksi warga, mungkin ngejar layangan enggak fokus, akhirnya ketabrak kereta," ujar Kompol Uba Subroto dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).



Kondisi Terkini Korban

Pasca-kejadian, korban segera dievakuasi ke RSUD Ciawi dalam kondisi terluka namun masih bernapas. Kapolsek memohon doa dari masyarakat agar korban dapat melewati masa kritisnya.

"Korban dibawa ke rumah sakit. Luka tadi informasinya masih bernapas, doakan saja," tambahnya.

​Sementara itu, pihak PT KAI Daop 1 Jakarta menyatakan keprihatinannya atas insiden yang kembali melibatkan warga di jalur kereta api.

Rel Bukan Ruang Publik

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menekankan bahwa jalur rel memiliki risiko tinggi bagi masyarakat umum.

​“Kami kembali mengingatkan bahwa berada di jalur kereta api, baik untuk berjalan kaki, melintas, maupun beraktivitas lainnya, sangat membahayakan keselamatan jiwa. Jalur rel bukan ruang publik,” tegas Franoto melalui siaran pers resmi.

​Franoto juga menjelaskan bahwa setelah insiden terjadi, petugas segera melakukan pengamanan jalur dan pemeriksaan rangkaian.

Setelah dinyatakan aman, KA Pangrango dapat melanjutkan perjalanan menuju Bogor. KAI mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area rel, mengingat kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak.

Laporan : Suryana

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update