MEDIAINDONESIA.asia, Tangerang - Kondisi genteng dan atap rumah tua milik seorang warga di wilayah Kelurahan Cimone Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang sudah lama rusak, setiap muslim penghujan isi rumah basah dan tergenang air hujan . terlebih bila saat hujan deras.
Pemilik rumah, Khaeriah, sudah pernah mengajukan permohonan bedah rumah ke dinas Perkim Kota Tangerang, namun sampai sekarang belum ada jawaban.
"Alhamdulillah, pada saat itu Kasi Ekbang kelurahan Cimone Jaya sangat peduli dan proaktif mengurus serta mengajukan permohonan bedah rumah ke dinas Perkim Kota Tangerang . Sudah di survei dan sudah diukur, namun sampai sekarang belum ada jawaban ", ungkap Khaeriah, pada Jumat ( 9/1/2026 ).
Ia menambahkan , bahwa rumah yang ditempati bersama suami dan ke lima anaknya tersebut, warisan dari almarhum neneknya yang sudah lama meninggal dunia.
" Rumah yang sekarang ditempat sudah sangat tua, di wariskan kepada ibu saya kemudian ibu saya kembali mewariskan kepada saya dan kebetulan saya anak tunggal. Alhamdulillah Ibu. panjang umur, sekarang masih ada, namun kondisi sudah lama terbaring di tempat tidur karena kedua matanya tidak bisa melihat, jalannya pun susah, harus di papah. Maklum sudah lanjut usia ", tambah Khaeriah.
Menurut Khaeriah, suaminya sudah berusaha memperbaikinya . Namun karena terbentur masalah biaya, hasilnya tidak maksimal.
" Suami saya sudah berusaha memperbaikinya . Namun karena terbentur masalah biaya, hasilnya tidak maksimal. Suami saya kerja sebagai jurnalis di media Online , tidak ada gajinya, penghasilannya pun tidak jelas. Ditambah kondisi saya, yang sampai sekarang harus rutin brobat ke ahli pengobatan alternatif, biayanya cukup lumayan, itupun saya harus kesana kemari pinjem uang, karena itu jumlah hutang saya sangat besar. Saya sudah brobat mengunakan BPJS ke beberapa rumah sakit di Kota Tangerang bahkan pernah di rujuk ke RS Fatmawati. Dokter bilang penyakit saya sulit disembuhkan. akhirnya saya berobat ke beberapa ahli pengobatan alternatif. Karena itu, jangankan untuk benerin rumah, untuk biaya sehari - hari juga bingung ", keluh Khaeriah
Namun pada akhirnya, Khaeriah merasa sangat bersyukur karena Allah Subhanahu wata'Ala memberikan rejeki dari arah yang tidak terduga.
" Saya dan keluarga benar - benar sangat bersyukur, Alhamdulillah, Allah subhanahu wata'ala, memberikan rejeki dari arah yang tidak terduga. Alhamdulillah bisa dipakai perbaikan rumah, bila tidak segera diperbaiki khawatir ambruk. Bismillah, saat ini sedang proses perbaikan rumah, plafon , atap dan reng genteng yang sudah lama rusak. Saya yakin seyakin-yakinnya Allah Subhanahuwata'ala akan memberikan kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan. Meskipun tidak ada bantuan dari Pemerintah Daerah Kota Tangerang, namun mudah mudahan saja ada donatur yang mau membantu ", pungkas Khaeriah.
Laporan : Soleh
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

