Timnas Indonesia akan ikut memanaskan persaingan dan menantang lawan relatif tangguh, dengan dipimpin oleh pelatih anyar John Herdman.

Pasukan Garuda bertindak sebagai tuan rumah untuk pertarungan yang dihuni Bulgaria, Kepulauan Solomon, bersama Saint Kitts and Nevis.

Erick pun menilai FIFA Series jadi momen krusial bagi skuad Garuda sebab merupakan kesempatan emas untuk mengenali gaya permainan lawan dari benua lain.



Apalagi timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman sudah ditunggu agenda padat, mulai dari melakoni ASEAN Championship 2026, Piala Asia 2027, hingga mewujudkan ambisi di Kualifikasi Piala Dunia 2030.

"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim. Para pemain kita akan terbiasa secara mental dan kualitas teknis. Ini adalah ujian, sekaligus peluang untuk membangun tim yang tangguh dan siap bersaing di level dunia," ujarnya, dilansir dari situs resmi PSSI.

Bulgaria Tempati Peringkat FIFA Tertinggi

Untuk diketahui, Bulgaria berpotensi jadi lawan terberat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.

Pasalnya dari segi perngkat FIFA, mereka ada di posisi tertinggi dari antaran calon lawan-lawan skuad Garuda yakni urutan ke-88.

Anak-anak asuh John Herdman sendiri saat ini menempati peringkat 12. Sementara itu, Kepulauan Solomon dan St. Kitts and Nevis masing-masing ada di peringkat 152 serta 154.

Sebagai informasi, dengan terdaftar 48 peserta FIFA Series 2026, angka itu sudah mewakili hampi seperempat atau 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA.

Inisiatif ini juga mencakup sembilan grup putra dan tiga grup putri, dengan keterwakilan dari keenam konfederasi FIFA, sehingga menegaskan sifat FIFA Series sebagai ajang berskala global.

Adapun tuan rumah yang telah dikonfirmasi untuk grup putra adalah Australia, Azerbaijan, Indonesia, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara itu, pertandingan putri akan berlangsung di Brasil, Pantai Gading, serta Thailand.

Laporan : Fajar

Editor : Andi Purba

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini