![]() |
| Gambar Ilustrasi Kecelakaan |
Peristiwa ini terjadi tepat di Jembatan Kilometer 36, area Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Acacia Andalan Utama (AAU). Mobil jenis Toyota Hilux tersebut ditumpangi tiga orang, salah satunya Kepala Biro Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Provinsi Kaltim, Irhamsyah.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal, mengonfirmasi kecelakaan dipicu kondisi jalan yang ekstrem. Debu pekat yang beterbangan dari kendaraan di depan membuat jarak pandang sopir menjadi sangat terbatas.
“Kondisi jalan yang sangat kering membuat pandangan tertutup debu, hingga akhirnya mobil keluar dari jalur. Alhamdulillah, mereka yang berada di dalam mobil selamat. Mobil hanya terperosok ke parit besar, bukan masuk jurang atau sungai seperti narasi yang beredar di media sosial,” ujar Faisal kepada media, Rabu (7/1/2026).
Faisal menjelaskan, bahwa saat kejadian sebenarnya iring-iringan kendaraan tidak dalam kecepatan tinggi. Namun, posisi parit yang berada tepat di ujung jembatan logging yang sempit membuat kendaraan sulit menghindar saat pandangan terganggu.
“Mobil tidak laju, hanya memang jalannya sangat berdebu. Sopir tidak menyangka tiba-tiba di depan ada parit saat melintasi jembatan logging yang ukurannya pas seukuran mobil,” tambahnya.
Seluruh Penumpang Selamat
Jalur HTI yang dilewati rombongan Gubernur ini sebenarnya bukanlah jalan umum, melainkan jalur perusahaan yang kerap digunakan masyarakat sebagai jalan pintas untuk memangkas waktu tempuh antar kabupaten.
Peninjauan jalur ini justru menjadi salah satu agenda utama kunker Gubernur Rudy Mas’ud. Pemerintah Provinsi ingin mengecek kelayakan jalur-jalur alternatif yang potensial untuk dikembangkan guna mempercepat konektivitas dari Kutai Kartanegara menuju Kutai Barat dan Mahakam Ulu.
“Insiden ini menjadi gambaran nyata di lapangan mengenai betapa pentingnya pembangunan infrastruktur yang sedang kita genjot. Gubernur ingin melihat langsung kondisi yang dirasakan masyarakat selama ini,” tegas Faisal.
Meski sempat terjadi insiden, seluruh penumpang dilaporkan dalam keadaan sehat tanpa luka-luka. Irhamsyah dan dua staf lainnya tetap melanjutkan perjalanan mengikuti rombongan Gubernur menuju Kutai Barat menggunakan unit kendaraan pengganti.
Agenda kunker tetap berjalan sesuai jadwal, termasuk peresmian sejumlah ruas jalan strategis dan peninjauan akses Bongan-Sotek yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi mobilitas warga di wilayah pedalaman Kalimantan Timur.
Laporan : Rahmat
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

