Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Persib vs Persija, Bobotoh Diimbau Tak Sweeping dan Konvoi ke GBLA

Jumat, 09 Januari 2026 | 6:30:00 PM WIB Last Updated 2026-01-09T10:30:00Z

MEDIAINDONESIA.asia, JAWA BARAT - - Bobotoh diminta untuk tidak menggelar konvoi saat Laga klasik antara Persib vs Persija akan digelar akhir pekan ini di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026.  Imbauan itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

“Menang kalah jangan pawai. Kita tunjukkan bahwa bobotoh, baik saat senang maupun sedih, tetap bisa menjaga ketertiban dan tidak menyusahkan orang lain,” kata dia di Bandung, Jumat, (19/1/2026). 

Farhan berharap, bobotoh menunjukkan kedewasaan sebagai suporter dengan mendukung Persib secara sportif dan bertanggung jawab. Menurutnya, dukungan terbaik bukan hanya soal hadir di stadion, tetapi juga menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan juga mengimbau agar suporter tidak melakukan sweeping kendaraan di jalan.

“Kami meminta para pendukung untuk tidak melakukan aksi sweeping kendaraan berplat nomor tertentu dan tidak terpancing provokasi. Tindakan anarkis hanya akan merugikan tim Persib yang saat ini tengah bersaing di puncak klasemen,” katanya. 



Kapolda juga meminta Bobotoh agar tidak memaksakan diri datang ke stadion tanpa tiket resmi, serta dilarang membawa barang berbahaya seperti senjata tajam, minuman keras, dan kembang api (flare). 

Dia menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan Panitia Pelaksana (Panpel). Seluruh rangkaian pengamanan diklaim akan mengedepankan pendekatan preventif dan preemtif guna menjamin kelancaran pertandingan.

Suporter Persija Dilarang ke Bandung

Diketahui, pertandingan penutup putaran pertama Super League 2025/26 ini digelar tanpa kehadiran suporter tim tamu. 

Ketentuan tersebut merujuk pada Regulasi Liga 1 2025/26 Pasal 5 tentang Keamanan dan Kenyamanan Ayat 7, serta Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Regulasi ini secara tegas melarang suporter tim tamu hadir di stadion demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kualitas penyelenggaraan pertandingan.

Head of Communications PERSIB, Adhi Pratama, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan adalah tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan pertandingan bukan hanya soal hasil di lapangan, tetapi juga tentang bagaimana semua pihak menjaga suasana yang aman dan saling menghormati. 

"Kami berharap aturan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pelanggaran akan berujung pada sanksi tegas," ujar dia lewat laman resmi Persib Bandung.

Adhi menambahkan, Komite Disiplin PSSI saat ini aktif menindak setiap pelanggaran. Sanksi yang dijatuhkan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merugikan klub secara keseluruhan. Karena itu, disiplin dan kesadaran bersama menjadi kunci. 

"Demi kebaikan bersama, keamanan pertandingan, dan kemajuan klub kebanggaan masing-masing, mari kita patuhi dan tegakkan aturan yang telah disepakati. Sepakbola Indonesia akan tumbuh lebih sehat jika kita semua berperan," tutupnya.

Dengan saling menghormati aturan, pertandingan besar ini diharapkan berlangsung aman, nyaman, dan menjadi contoh positif bagi ekosistem sepak bola nasional.

Nobar Akbar Persib vs Persija

Laga klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta akan digelar akhir pekan ini  di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026. Antusias akan pertandingan itu disebut bakal membludak. 

Untuk mengantisipasi kepadatan dan mencegah penumpukan massa di Stadion GBLA, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menginstruksikan seluruh camat di Kota Bandung agar menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) di wilayah kecamatan masing-masing.

“Wahai camat-camat, pastikan bikin Nobar di semua kecamatan. Sehingga untuk bobotoh yang tidak kebagian tiket, tidak usah maksa datang ke GBLA. Nonton di wilayah kecamatan masing-masing,” katanya.

Antusiasme pada pertandingan itu tercermin dari tiket pertandingan yang dikabarkan habis terjual sejak beberapa minggu lalu. Tingginya antusiasme suporter terhadap pertandingan klasik ini diharapkan dapat disalurkan secara positif dan kondusif.

“Tiket sudah habis sejak beberapa minggu yang lalu. Namun bobotoh tidak perlu khawatir,” ujar Farhan.

Farhan mengimbau seluruh bobotoh untuk menjaga ketertiban menjelang laga akbar Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang akan digelar mendatang.  

Farhan pun menyampaikan prediksinya untuk laga klasik tersebut. Dengan nada optimistis, ia memprediksi Persib Bandung akan meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Persija.  

“Yang paling penting Persib menang dan kita dukung dengan cara yang terbaik,” ucap Farhan.

Laporan : Fajar

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini


TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update