Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

8.000 Jenazah Palestina Masih Tertimbun di Bawah Reruntuhan Gaza

Minggu, 15 Februari 2026 | 9:43:00 AM WIB Last Updated 2026-02-15T01:43:41Z

MEDIAINDONESIA.asia, GAZA - Sekitar 8.000 jenazah warga Palestina yang tewas dalam kekejian Israel di Gaza masih berada di bawah reruntuhan, bahkan setelah operasi pemulihan dilakukan secara luas. Hal ini diungkapkan oleh Pertahanan Sipil Gaza pada Kamis (12/2/2026).

Menurut juru bicara Mahmoud Basal, lebih dari 3.000 orang lainnya masih hilang dan tidak diketahui apakah mereka masih hidup, syuhada, atau tahanan. Demikian seperti dikutip dari Middle East Eye. Basal juga mengonfirmasi "hilangnya dan terurainya jasad ratusan syuhada selama operasi pencarian dan pemulihan".

Pada Senin (9/2), sebuah investigasi Al Jazeera mengungkap bahwa Israel menggunakan senjata termal dan termobarik yang dilarang secara internasional di Gaza, yang menyebabkan lebih dari 2.800 kasus jasad warga Palestina "menguap" sebagai akibatnya.

Angka terbaru ini muncul setelah lebih dari 700 jenazah ditemukan sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober lalu.

Operasi penyelamatan terhambat oleh penghancuran bangunan dan penembakan Israel yang terus berlangsung, keberadaan bahan peledak yang belum meledak, serta pembatasan Israel terhadap masuknya peralatan dan mesin.


Pada Jumat saja, pasukan Israel dilaporkan melakukan beberapa operasi penghancuran bangunan berskala besar di Khan Younis, di wilayah selatan daerah kantong tersebut.

Penembakan dilaporkan terjadi pula di Kota Gaza, dengan beberapa alat peledak dijatuhkan di rumah-rumah di lingkungan Zeitoun serta penembakan tanpa pandang bulu oleh tentara Israel di sepanjang garis pantai kota itu.

Wilayah di Gaza Utara dan tengah juga diserang, menurut laporan setempat, termasuk penembakan di tempat-tempat di luar kendali militer Israel. 

Gaza Tertimbun 61 Juta Ton Puing

Menurut penilaian Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), Gaza tertimbun setidaknya 61 juta ton puing, sehingga wilayah tersebut berbahaya untuk dijelajahi.

"Sekitar 15 persen dari puing ini bisa berada pada risiko kontaminasi yang relatif tinggi oleh asbes, limbah industri, atau logam berat jika aliran limbah tidak dipisahkan secara efektif sejak awal," kata organisasi tersebut.

UNEP menyimpulkan bahwa hampir dua per tiga puing tercipta dalam lima bulan pertama perang, sementara penghancuran bangunan meningkat dalam beberapa bulan menjelang gencatan senjata saat ini.

Sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober, Israel mencatat ratusan pelanggaran, yang mengakibatkan tewasnya hampir 600 orang dan melukai lebih dari 1.500 lainnya.

Secara keseluruhan, Israel telah menewaskan lebih dari 72.037 orang dalam dua tahun terakhir dan menghancurkan hampir 90 persen infrastruktur wilayah tersebut.

Laporan : Nasir

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" MEDIA INDONESIA ASIA "