Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Prabowo dan MBZ Bertemu 1 Jam di Abu Dhabi, Bahas Investasi dan Energi

Jumat, 27 Februari 2026 | 11:10:00 AM WIB Last Updated 2026-02-27T03:10:18Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dan Presiden (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan melakukan pertemuan empat mata atau tête-à-tête di Qasr Al Bahr,Abu Dhabi, Kamis (26/2/2027). Pertemuan berlangsung selama lebih dari 1 jam.

Teddy menyampaikan pertemuan empat mata itu membahas sejumlah agenda strategis, khususnya di sektor investasi dan ekonomi. Prabowo dan MBZ sepakat untuk memperkuat kerja sama energi dan ekonomi Indonesia-UEA.

"Kedua pemimpin melakukan pertemuan empat mata selama lebih dari 1 jam untuk membahas sejumlah agenda strategis yaitu: Penguatan kerja sama energi hingga kemitraan ekonomi masa depan," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Jumat (27/2/2026).

Selain itu, pertemuan tersebut membahas kerja sama peningkatan investasi. MBZ secara langsung menyampaikan komitmen Uni Emirat Arab untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

"PEA menginginkan peningkatan investasi di Indonesia," ujar Teddy.

Peningkatan kerja sama ini menandai hubungan bilateral kedua negara yang selama ini dikenal erat dan saling menguntungkan. Indonesia dipandang sebagai mitra strategis utama di Asia Tenggara, terutama dalam bidang energi, infrastruktur, dan pengembangan ekonomi masa depan.


Presiden Prabowo menyambut baik komitmen tersebut dan menegaskan kesiapan Indonesia untuk terus memperkuat iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan. Pemerintah Indonesia juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi investor PEA dalam berbagai sektor prioritas nasional.

Teddy menyampaikan pertemuan Prabowo-MBZ menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang. Menurut dia, pertemuan tersebut juga istimewa karena hubungan diplomatik Indonesia-UEA memasuki usia 50 tahun pada 2026.

"Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang lebih luas, lebih dalam, dan lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa," tutur Teddy.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Rl untuk UEA Judha Nugraha.

Laporan : Mintra

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update