Notification

×

Iklan

Translate

Iklan

Translate

Thailand Proyeksi 4,11 Juta Penumpang di Bandara Selama Imlek 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:19:00 AM WIB Last Updated 2026-02-11T13:43:34Z

MEDIAINDONESIA.asia, THAILAND - Thailand proyeksikan kunjungan 4,11 juta penumpang pada perayaan Tahun Baru Imlek tahun ini. Mereka optimis kedatangan penumpang tersebut di enam bandara mereka.

Otoritas bandara Thailand, Airports of Thailand (AOT) menyebut penumpang akan mulai berdatangan di enam bandara utama Thailand antara tanggal 13 hingga 22 Februari mendatang.

Dikutip dari The Nation, Selasa (10/2/2026) jumlah lonjakan penumpang itu menunjukkan pemulihan yang signifikan dalam sektor penerbangan, terutama pada rute-rute yang menghubungkan Thailand dengan China daratan.

Presiden AOT, Paweena Jariyathitipong, menyatakan bahwa bandara-bandara seperti Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket diperkirakan akan melayani hampir 25.000 penerbangan selama sepuluh hari tersebut. Per 4 Februari 2026, data terbaru menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan yang cukup besar.

Bandara Suvarnabhumi sebagai gerbang utama Thailand, diperkirakan akan mengalami lonjakan penumpang asal China sebanyak 24,2% dibandingkan dengan perayaan Imlek tahun lalu. Secara keseluruhan, AOT memperkirakan lebih dari 679.000 wisatawan akan terbang ke Thailand dari China selama periode tersebut, menjadi indikator kuat bahwa pasar pariwisata asal China kini kembali pulih.

Untuk mengelola lonjakan ini AOT telah menyiapkan strategi 'World Class Hospitality', di mana strategi tersebut memadukan layanan khas Thailand yang ramah dan penuh perhatian dengan teknologi modern guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan penumpang.

Beberapa langkah konkret yang diambil antara lain: penggunaan sistem biometrik dan check-in otomatis untuk mempercepat proses imigrasi dan pengantaran bagasi. Selain itu, AOT juga menempatkan penerjemah berbahasa di seluruh terminal untuk memudahkan komunikasi dengan wisatawan internasional.

Untuk memperkaya pengalaman budaya, para penumpang akan disambut dengan berbagai atraksi khas Imlek seperti tarian barongsai, pertunjukan bunga peony, dan demonstrasi budaya lainnya yang menjadi bagian dari perayaan tradisional tersebut.

Tak cuma mementingkan euforianya saja, AOT tetap memperhatikan aspek kesehatan masyarakat. Mengingat ancaman virus Nipah, langkah-langkah pencegahan telah diperketat di seluruh bandara internasional.
AOT bekerja sama dengan International Communicable Disease Control (IDCDC) untuk meningkatkan frekuensi pembersihan di titik-titik kontak utama. Tim medis juga disiagakan untuk memantau penumpang dari wilayah berisiko tinggi dan segera mendeteksi gejala yang mungkin muncul.

"Kami berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara keamanan kesehatan dan kenyamanan penumpang. Kepercayaan penumpang sangat penting untuk mempertahankan status Thailand sebagai pusat penerbangan global," jelas Paweena.

Sumber : Asiacentre
Kontributor : Karin
Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




TRANDING MIA INDONESIA

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update