MEDIAINDONESIA.ASIA, SUKABUMI - Aksi penyelamatan dramatis terjadi di kawasan Pantai Wisata Istiqomah, Citepus, Kabupaten Sukabumi, Selasa (24/3/2026). Tiga remaja asal Bogor dilaporkan terseret arus kuat saat sedang berenang, namun berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim gabungan.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.35 WIB. Ketiga korban diidentifikasi sebagai RF (14), AB (15), dan FL (14).
Peristiwa bermula saat RF sedang asyik berenang di tepian pantai. Tanpa diduga, ombak besar datang dari arah belakang dan langsung menyeret tubuh remaja tersebut ke tengah laut.
Melihat rekannya dalam bahaya, AB dan FL spontan berusaha memberikan pertolongan. Sayangnya, keduanya justru ikut tergulung ombak dan terbawa arus yang kuat.
Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Hondo Suwito, mengonfirmasi bahwa seluruh korban berhasil dibawa kembali ke daratan dengan selamat berkat respons cepat petugas Pospam Lebaran 2026.
"Petugas kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Alhamdulillah seluruh korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan," ujar Hondo saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Pemeriksaan Medis
Setelah berhasil dievakuasi, tim medis PMI segera melakukan pemeriksaan kondisi umum (general check-up). Berdasarkan hasil pemeriksaan, fungsi pernapasan dan tingkat kesadaran ketiga remaja tersebut dinyatakan stabil.
Selain perawatan medis, petugas juga memberikan edukasi dan pemulihan trauma (trauma healing) singkat agar para korban tidak mengalami syok berkepanjangan.
"Petugas kami memberikan penanganan awal serta edukasi kepada korban untuk beristirahat dan tidak kembali berenang sementara waktu guna menghindari risiko lanjutan," tambah Hondo.
Selalu Waspada
Menanggapi insiden ini, PMI Kabupaten Sukabumi kembali mengingatkan para pelancong yang mengisi waktu libur Lebaran di kawasan pesisir untuk selalu waspada. Kondisi cuaca dan gelombang laut yang sulit diprediksi menuntut kewaspadaan ekstra.
Wisatawan sangat diimbau untuk mematuhi rambu-rambu larangan berenang di area berbahaya dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Laporan : Suryana
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




