Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Jokowi Buka Suara Soal Video Pertemuannya dengan Bupati Pekalongan

Jumat, 06 Maret 2026 | 4:48:00 PM WIB Last Updated 2026-03-06T08:48:06Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, JATENG - Video yang menampilkan pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kembali beredar di tengah kabar penangkapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap politikus tersebut melalui operasi tangkap tangan (OTT).

Dalam rekaman yang beredar, Jokowi terlihat menerima kunjungan Fadia bersama wakilnya, Sukirman, di ruang tamu kediaman pribadinya di Jalan Kutai Utara No. 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo. Pada momen itu, Jokowi sempat menyampaikan pesan terkait Kabupaten Pekalongan.

“Mbak Fadia, Mas Firman, saya titip Kabupaten Pekalongan,” ujar Jokowi dalam video tersebut.

Belum diketahui secara pasti kapan pertemuan itu terjadi. Akan tetapi saat menjelang Pilkada 2024, sejumlah pasangan calon kepala daerah diketahui menyambangi kediaman pribadi Jokowi untuk meminta restu. Pesan Jokowi yang disampaikan kepada para kandidat kepala daerah itu biasanya direkam video.

Kepada wartawan, Jokowi membenarkan bahwa Fadia pernah berkunjung ke rumahnya di Solo. Meski demikian, ia menegaskan pertemuan tersebut tidak ada hubungannya dengan perkara hukum yang kini menjerat mantan penyanyi dangdut itu


Menurut Jokowi, kedatangan Fadia saat itu hanya untuk menyampaikan undangan acara keluarga, yakni pernikahan anggota keluarganya.

“Iya, beliau ke sini untuk menyampaikan undangan pernikahan putra-putrinya,” kata Jokowi saat ditemui kediaman pribadinya pada Jumat (6/3/2026).

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan bahwa dirinya menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus tersebut.

“Kalau urusan hukum, ya kita hormati proses hukum yang berjalan,” tegasnya.

OTT KPK

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. 

“KPK sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan dalam 1x24 jam,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (4/3/2026).

Budi menjelaskan penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menggelar perkara atau ekspose pada Selasa (3/3/2026) malam.

KPK mengatakan menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama ajudan dan orang kepercayaannya di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Kemudian KPK mengumumkan menangkap 11 orang lain dari Pekalongan, Jawa Tengah. Salah satu yang ditangkap adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Mohammad Yulian Akbar.

Sementara itu, KPK mengatakan OTT yang menangkap Fadia Arafiq berkaitan dengan pengadaan outsourcing atau tenaga alih daya pada beberapa dinas di Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Liputan : Wati

Editor : Lisa

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " MEDIA INDONESIA ASIA " "