Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Truk Gagal Menanjak di Simalungun, Tiga Orang Sekeluarga Tewas Saat Arus Balik

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:38:00 AM WIB Last Updated 2026-03-26T03:38:48Z


MEDIAINDONESIA.ASIA, SIMALUNGUN - Suasana arus balik Lebaran 1447 H di Kabupaten Simalungun yang seharusnya dibalut kebahagiaan mendadak berubah menjadi tragedi kelam. Sebuah insiden maut terjadi di jalur alternatif KM 06-07, tepatnya di Dusun Talun Sungkit, Nagori Pondok Bulu, pada Selasa siang 24 Maret 2026.

Sebuah truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi BK-9283-CE gagal menaklukkan tanjakan tajam, menyebabkan tiga nyawa sekeluarga melayang seketika dalam benturan yang mengerikan.

Peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB saat truk yang dikemudikan oleh A.S.L. (49) tengah berjuang melewati lintasan menanjak dan menikung.


Nahas, di tengah tanjakan, kendaraan berat tersebut kehilangan tenaga dan kendali. Truk raksasa itu mundur dengan kecepatan tinggi, menghantam tepat sebuah Toyota Kijang Super (BM-1796-UL) yang berada persis di belakangnya.

Mobil Kijang yang membawa rombongan keluarga asal Rokan Hilir, Riau, tersebut tak sempat menghindar. Akibat hantaman keras, mobil ringsek parah.

Sang pengemudi berinisial S (61) bersama dua remaja, J.M. (16) dan Y.H.P. (16), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun bergerak cepat melakukan evakuasi dalam waktu 15 menit setelah laporan diterima. Namun, pemeriksaan petugas mengungkap fakta yang mengejutkan terkait legalitas pengemudi truk.

"Berdasarkan olah TKP, selain medan jalan yang memang menanjak dan berbelok, ditemukan fakta bahwa pengemudi truk tidak dapat menunjukkan SIM maupun STNK saat diperiksa," tegas Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun, IPDA Yancen Hutabarat, S.H., Rabu (25/3/2026).

Peringatan Bagi Pemudik

Jalur alternatif sepanjang 7 meter dengan aspal hotmix tersebut memang dikenal cukup berat bagi kendaraan bermuatan besar.

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan, khususnya di masa arus balik Lebaran, untuk selalu memastikan kelaikan kendaraan dan kewaspadaan ekstra di jalur rawan.

Saat ini, tiga penumpang lainnya yang mengalami luka-luka, termasuk seorang anak berusia 12 tahun, masih menjalani perawatan intensif di fasilitas medis terdekat.

Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini untuk memastikan keadilan bagi para korban.

Laporan : Subari

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" MEDIA INDONESIA ASIA "