MEDIAINDONESIA.ASIA, SUKABUMI - Ambruknya Jembatan Gantung Siliwangi di Kedusunan Cilampahan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menyisakan trauma mendalam sekaligus kesulitan bagi warga. Sebab selama ini, jembatan itu menjadi akses utama warga. Tetapi sejak putus pekan lalu, warga kini terisolasi.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (2/4/2026) pagi 07.30 WIB itu mengakibatkan belasan orang sempat terperosok ke aliran Sungai Cibugel. Jembatan yang belum diperbaiki membuat warga dan pelajar menghadapi bahaya arus sungai karena terpaksa menggunakan perahu sebagai satu-satunya alternatif transportasi.
Erin Penriani, pelajar setempat menceritakan pengalamannya harus berangkat sekolah menggunakan perahu. Ia mengaku takut, terutama saat cuaca buruk melanda wilayah tersebut.
"Biasanya kalau ke sekolah lewat jembatan, tapi karena runtuh sekarang terpaksa naik perahu bersama teman-teman. Rasanya was-was karena kita tidak tahu cuaca, kadang hujan dan arus sungai tiba-tiba tinggi," ungkap Erin.
Ia pun menyampaikan permohonan langsung kepada pemerintah pusat agar segera memberikan bantuan infrastruktur.
"Harapannya semoga cepat ada bantuan jembatan yang lebih besar. Untuk Bapak Kemenhan dan Bapak Presiden Prabowo, saya mohon dipercepat pembangunannya karena kami susah, tidak ada akses lain selain perahu," tambahnya. Senada dengan Erin, Yunita (45), salah seorang warga Lingkungsari, merasa sangat khawatir dengan keselamatan anak-anak sekolah.
Menurutnya, jembatan tersebut adalah akses vital bagi para orang tua dan pelaku usaha di desa tersebut.
"Sangat was-was dengan putusnya jembatan ini. Itu akses utama anak sekolah dan para pengusaha. Sekarang anak-anak sekolah terpaksa naik perahu dan harus diantar orang tua karena bahaya," ujar Yunita.
Ia menyayangkan kondisi jembatan yang baru berusia empat tahun namun sudah mengalami kerusakan total.
Yunita berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera turun tangan melakukan perbaikan permanen.
"Harapan saya kepada Pemerintah, terutama Bapak Gubernur, agar segera membangun kembali jembatan yang lebih kokoh. Apalagi sekarang musim penghujan, sangat khawatir sekali untuk anak-anak. Jangan sampai seperti sekarang, baru empat tahun saja sudah rusak," ungkapnya.
Oleh : Suryana
Editor : Riska
Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini




