Notification

×

PSE

PDAM

Iklan 1

Iklan

Translate

PSE

Ucapan Kaltara

Iklan1

Iklan

Translate

Nelayan Temukan Benda Mirip Torpedo 2 Ton di Perairan Gili Trawangan NTB

Kamis, 09 April 2026 | 7:45:00 AM WIB Last Updated 2026-04-08T23:45:31Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, NTB - Temuan benda mirip torpedo atau senjata bawah air di perairan teritorial Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat geger warga pesisir. Benda militer itu pertama kali ditemukan seorang nelayan bernama Harianto (28). Ditemukan dalam posisi mengapung di perairan sebelah utara Gili Trawangan dengan jarak sekitar 10 mil dari bibir pantai.

Atas temuan itu, Harianto kemudian menginformasikan kepada anggota Pospol Gili Trawangan dan benda tersebut dievakuasi ke pesisir Gili Trawangan.

Terkait temuan itu, Komandan Lanal Mataram Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo angkat bicara. "Sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut yang menegaskan bahwa TNI AL beserta jajaran berkomitmen untuk menjaga setiap jengkal kedaulatan dan keamanan laut NTB," katanya, Rabu (8/4/2026).


Asep Tri menegaskan, Lanal Mataram tidak akan mentoleransi aktivitas tanpa izin di perairan teritorial NTB, termasuk penggunaan perangkat bawah air yang tidak berkepentingan.

Menurut dia, pihak yang hendak melakukan kegiatan pariwisata maupun penelitian akademis di kawasan perairan wajib mengantongi izin dari Kementerian Pertahanan.

"Semua kegiatan pariwisata, kepentingan akademis, semuanya harus berdasarkan izin, yang mana izin ini dari Kementerian Pertahanan," katanya.

Soal temuan benda mirip torpedo, Asep mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.

"Tetap tenang, tidak berspekulasi, tetap beraktivitas seperti biasa dan segera melaporkan jika ada anomali atau benda-benda asing yang sekiranya membahayakan navigasi dan lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan benda asing mirip torpedo dengan panjang sekitar 3,7 meter, diameter 65 sentimeter, dan berat sekitar 2 ton tersebut telah diamankan.

"Benda tersebut telah diamankan di Lanal Mataram di bawah pengawasan ketat oleh kepolisian militer jajaran Lanal Mataram," katanya.

Meski belum diketahui fungsi dan kegunaannya, TNI AL telah memperoleh hasil pemeriksaan awal dari Tim Gegana Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda NTB.

"Dari hasil investigasi awal Gegana kepolisian menyatakan bahwa barang tersebut tidak mengandung radioaktif dan bahan peledak," ucap Asep.

Laporan : Tri

Editor : Riska

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

----------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk Streaming MEDIA INDONESIA ASIA klik gambar
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " MEDIA INDONESIA ASIA " "