Notification

×

PSE

Iklan 1

Berita hari ini, Informasi Untuk Masa Depan

PDAM

Iklan

Translate

PSE

Iklan tiga gambar

Ucapan Kaltara

Iklan1

.........

Translate

Anggota TNI di Mamuju Ditikam dan Satu Warga Tewas di Area Parkir Karaoke

Minggu, 05 Juli 2026 | 7:04:00 PM WIB Last Updated 2026-07-05T11:04:21Z

MEDIAINDONESIA.ASIA, MAMUJU - Seorang anggota TNI berinisial K (41) yang bertugas di Kodim 1418/Mamuju menjadi korban penikaman dalam insiden berdarah di area parkir King Karaoke, Jalan Diponegoro, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 02.45 WITA.

Peristiwa tersebut juga mengakibatkan seorang pria berinisial T (53) meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian perut.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami kronologi maupun motif di balik insiden berdarah tersebut.

"Iya betul, saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terkait peristiwa tersebut," kata Herman, Sabtu (4/7/2026).

Korban T, yang merupakan warga Kelurahan Binanga, sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Mamuju. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan Visum et Repertum Tim Forensik Biddokkes Polda Sulawesi Barat, korban mengalami luka sayat pada tangan kiri serta luka tusuk di perut kiri atas yang mengakibatkan perdarahan masif.

Sementara itu, anggota TNI berinisial K mengalami dua luka tusuk di bagian punggung. Personel Kodim 1418/Mamuju tersebut kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Mitra Manakarra dalam kondisi sadar.

 


Kronologi Kejadian

Herman menjelaskan, peristiwa itu pertama kali dilaporkan masyarakat melalui Call Center 110 terkait dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di depan tempat hiburan malam tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel Piket Samapta bersama piket fungsi, Tim Resmob, dan Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Mamuju langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

"Setelah menerima laporan anggota lansung turun ke lapangan," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mamuju, Kompol Agustinus Pigay, mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengungkap peristiwa itu bermula ketika seorang pria berinisial D mengaku menjadi korban pemukulan di salah satu tempat hiburan malam.

Keluarganya kemudian mendatangi lokasi untuk mencari informasi. Namun, setibanya di lokasi mereka mendapati sekelompok orang tengah terlibat perkelahian yang kemudian berujung aksi penikaman.

"Iya, telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan ada korban lainnya mengalami luka," ujar Agustinus.

Dalam penanganan kasus tersebut, Polresta Mamuju mengamankan seorang pria berinisial MAF (20), warga Kelurahan Karema, yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Polisi juga menyita sebilah badik yang diduga digunakan sebagai senjata dalam aksi penikaman.

"Saat ini seorang terduga pelaku beserta barang bukti sebilah badik telah kami amankan," jelas Agustinus.

Agustinus menambahkan, penyidik masih terus melengkapi alat bukti serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh kronologi, motif, dan peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut.

"Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap motif dan peran pihak-pihak yang terlibat," pungkasnya.

Laporan : Dirta

Editor : Andi

Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA setiap bertugas selalu dilengkapi dengan KTA dan SURAT TUGAS, Jika ada yang mengaku Wartawan MEDIA INDONESIA ASIA tanpa di lengkapi dengan KTA Pers dan SURAT TUGAS segera Laporkan  Ke Pihak Berwajib atau langsung hubungi Redaksi Klik di sini

 

----------------------------------------------------------------------------------------------------

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update
close
" " PT. MEDIA PERS INDONESIA " "